PUISI: Hutan Nusantara



Hutan Nusantara

Oleh: A. Rifqi Amin

Kumerindukan Nusantaraku yang dulu
Nusantara hijau, sejuk, dan menggoda
Nusantara yang sungainya jernih dari hulu
Kini, Hutan hijau tinggal mimpi belaka

Kerakusan manusia telah melantakkan
Ego manusia telah memburamkan kehijauan
Sirna semua harapan anak cucu
Menikmati udara segar nan mendayu

Wahai Nusantaraku, menjeritlah sekencangnya!
Semengerikan yang kau bisa
Supaya manusia sadar dari ulahnya
Biar tahu semua rasanya

Maafkan aku manusia telah berkhianat
Tapi alam kadang tak maluberpongah
Tuhan pun mengizinkanalam melaknat
Sadarlah, hutan adalah karya Tuhan terindah

Kediri, 23 Februari 2017

Komentar

Baca juga postingan berikut:

Visi dan Misi dalam Bekerja

Ratusan Stiker WhatsApp Lucu, Konyol, dan Menarik

Contoh Visi dan Misi Pribadi

PENELITIAN KEPUSTAKAAN (LIBRARY RESEARCH)