Tips Naik Bis Umum Kelas Ekonomi Daerah Jawa Timur

Oleh: Heni
(Berdasar pengalaman pribadi)

 
Sahabat Banjir Embun (Sabem) pasti kalian pernah naik bis bukan? Kalau jawabannya tidak hanya satu kata dari kami "ngenes" he he he. Kali ini kami akan membahas tentang bis umum yang beroperasi di daerah jawa bagian timur. Banyak sekali PO (perusahaan otobus) yang menjalankan usaha terkait kendaraan bis di jawa timur. Mereka seakan tahu kebutuhan masyarakat jawa timur yang suka akan kecepatan dalam bertansportasi. Yups, PO di jawa timuran memang dikenal banyak memiliki sopir yang gaya berkendaranya "lincah" saat mengantar penumpangnya.  Bisa dikatakan meskipun bukan bis PATAS (cepat terbatas) tapi lajunya mengalahkan segalanya. he he he


Khusus wilayah Jatim jurusan bis yang terkenal sebagai jalur "kilat" ialah jalur/trayek surabaya-ponorogo (melalui madiun). Hal itu juga berlaku bagi bus AKAP (antar kota antar provinsi) yang melintasi jalur Kertosono dan Madiun. Jangan ditanya lagi sahabat, cerita kecelakaan baik yang bersifat fatal maupun kecil kerap kali terjadi di rute "maut" ini. Anehnya meski penuh risiko penumpang bus di jalur ini masih tetap banyak. Inilah bukti bahwa rakyat jawa timur memang butuh pengendara bis yang "lincah" he he he. Meski risiko lain seperti pencopetan dan penipuan juga tak kalah menjadi ancaman.




Namun demikian, sebelum anda merasakan sendiri sensasi naik bis di rute ini jangan sampai merasa takut duluan. Penasaran mau mencoba? Tingkatkan kewaspadaan maupun ketelitian dalam  memilah serta memilih bis dan perbanyak zikir dalam perjalanan. Hidup akan terasa indah sahabat bila kita bisa melawan rasa takut dalam diri. Tentu sekali lagi jangan sampai ceroboh dan meremehkan. Terlebih bagi kalian yang masih awam di seputar kehidupan halte bis dan terminal. Belum lagi saat di perjalanan tak jarang mendengar perkataan jorok serta kasar dari sopir, kondektur, dan kernet yang sedang beradu mulut dengan pengendara lain. 


Perlu sahabat ketahui bahwa halte bis tersibuk di jawa timur adalah di pertigaan Bra'an (sekarang sedang dipopulerkan dengan nama pertigaan Mengkreng) daerah Kertosono. Tepatnya di sebelah timurnya jembatan sungai brantas Kertosono serta di sebelah selatannya rel kerata api. Fasilitas yang ada di halte tersebut sangat banyak hampir seperti di pasar tradisional. Semuanya dilayani 24 jam non stop. Sebut saja seperti tempat berteduh yang cukup luas, tempat charger hp, penitipan sepeda motor, kamar mandi (toilet), toko pusat oleh-oleh, pos keamanan polisi yang berukuran besar, mushola, dll.


Halte tersebut merupakan jujugan (titik temu) beberapa bus antar kota terutama daerah jawa timur bagian barat. Sayangnya, di daerah ini sering kali terjadi kemacetan yang cukup parah. Dari tiga arah di pertigaan tersebut yang paling sering macet adalah dari arah madiun (arah barat). Selain itu, ada beberapa pemuda di sekitar yang menjadi "mitra" awak bis dalam mencari calon penumpang hingga menaikkannya ke dalam bis. Akibatnya, jika kalian bertanya pada mereka tentu jawaban mereka akan mengarah pada tercapainya keuntungan diri maupun kru atau awak bis yang dibantu.


Oke sahabat Banjir Embun, mohon maaf karena terlalu banyak pengantarnya. Berikut ini kami paparkan beberapa tips atau trik ketika kalian ingin naik bis umum kelas Ekonomi di daerah jawa timur.

1. Sebelum naik bus cari info pasti terkait harga tiket (tarif) yang harus anda bayar kepada kondektur.  Mengingat tidak jarang antara bis satu dengan yang lain (meski itu satu PO) untuk daerah tertentu menerapkan tarif yang berbeda. Berdasarkan pengalaman hanya ada dua jalur bus yang memiliki tarif sama antara satu sama lain yaitu jurusan surabaya-malang (PP) dan surabaya-tulungagung-trenggalek (PP). Jangan sekali-kali bertanya tarifnya berapa pada kondukter saat ia sedang menarik biaya pada kalian. Bagi kondektur nakal ini merupakan kesempatan bagi mereka untuk menaikkan harga. Bila perlu anda membayar dengan uang pas. Di bawah ini merupakan harga tiket atau tarif yang harus dibayar saat anda mengendarai bis:

a. Harga tiket bis patas jurusan malang ke surabaya (PP) perorang Rp. 25.000,-
b. Harga tiket bis ekonomi juruasan malang ke surabaya (PP) perorang Rp. 14.000,-
c. Harga tiket bis ekonomi jurasan malang ke jember (PP) perorang Rp. 25.000,-
d. Harga tiket bis Patas jurusan Jember-Probolinggo (PP) perorang Rp. 20.000,-
e. Harga tiket bis ekonomi jurusan Tulungagung-Kertosono (PP) perorang Rp.11.000,-
f. Harga tiket bis ekonomi jurusan Kediri-Surabaya (PP) perorang Rp. 20.000,-
g. Harga tiket bis ekonomi jurusan Madiun-Surabaya (PP) perorang Rp. 25.000,-
h. Harga tiket bis patas juruasan kertosono-madiun (PP) perorang Rp. 30.000,- 
i. Harga tiket bis ekonomi jurusan Malang-Pare (PP) perorang Rp. 20.000,-
j. Harga tiket bis ekonomi jurusan Malang-Tulungagung (PP) perorang Rp. 20.000,-
k. Harga tiket bis Bungurasih-sekitar/dalam kota surabaya (PP) perorang Rp. 6.000,- 
(catatan: harga tersebut bisa berubah sewaktu-waktu baik secara resmi maupun karena ada faktor keberuntungan/ketidakberuntungan penumpang)

2. Jeli saat memilih bis. Jangan asal naik bis. Pilih bis yang mempunyai kriteria nyaman dan aman. Nyaman dipandang, nyaman harganya, dan nyaman dinaiki (misalnya tidak sering ngetem/parkir lama di pinggir jalan menunggu penumpang). Aman dari penipuan, aman dari kecelakaan, dan aman dari pencopetan. Dalam kasus tertentu, berdasar pengalaman (jurusan Surabaya-Ponorogo) ada PO bus yang awaknya melakukan penipuan. Yakni, saat mencari penumpang baik di terminal maupun halte menginformasikan bahwa bisnya kelas ekonomi akan tetapi ketika memungut bayaran dikenai tarif Patas. Padahal fasilitas yang diberikan mendekati ekonomi (dalam kasus tertentu malah setara dengan kelas ekonomi).


3. Ketika kalian terlanjur menaiki bis yang tidak sesuai harapan maka segera simpan dalam ingatan nama PO bis tersebut bila perlu beserta plat nomornya. Masukkan dalam daftar hitam anda serta jangan dipilih lagi untuk dinaiki bila itu memungkinkan. Adakalanya ditemui sopir bis yang ugal-ugalan dalam berkendara, menyetel lagu (baik dengan layar tv maupun hanya sound) yang tidak disuka, bis yang suka ngetem lama, ada awak bis bekerja sama dengan pencopet/penipu, dan hal-hal lain yang mengurangi tingkat keamana ndan kenyamanan kita dalam melakukan perjanalan.


4. Bis kelas ekonomi pasti sempat disinggahi oleh para pengamen dan para pedagang asongan. Bila kalian berniat memberi uang pada pengamen maka siapkanlah uang receh yang banyak. Sebab kalian akan sering menjumpai gonta-ganti pengamen masuk ke dalam bis. Pedagang asongan pun juga tak kalah banyaknya. Mereka menawarkan barang dagangan berupa makanan dan barang. Perlu kami ingatkan bahwa makanan dan minuman yang mereka tawarkan adakalanya sering terpapar sinar matahari. Padahal hal itu sangat buruk akibatnya. Namun demikian tidak semua pedangan asongan yang abai terhadap kesehatan dan higinitas makanan. Oleh sebab itu, kalian harus cermat dalam memilih. Bila perlu belilah makanan dan minuman sebelum anda melakukan perjalanan seperti membeli telur rebus, pisang rebus, dan semacamnya.


Demikian ulasan dari kami terkait tips naik bis umum kelas ekonomi. semoga membawa manfaat. Terima kasih telah membaca.



Ilustrasi bis ekonomi (sumber gambar)

Komentar

Baca juga postingan berikut:

Link Grup WA Terbaru 2020

Visi dan Misi dalam Bekerja

Kumpulan Group WhatsApp Berbagai Komunitas Koleksi *Banjir Embun*

Ratusan Stiker WhatsApp Lucu, Konyol, dan Menarik

Contoh Visi dan Misi Pribadi

PENELITIAN KEPUSTAKAAN (LIBRARY RESEARCH)