Metode Pembelajaran




 Metode Pembelajaran

Metode pembelajaran menurut Bambang Warsita adalah “cara guru yang mengorganisasikan materi pelajaran dan peserta didik agar terjadi proses belajar secara efektif dan efisien.”[1] Sedangakan menurut Ahmad Sabri mendefinisikan metode pembelajaran sebagai cara-cara atau teknik penyajian bahan pelajaran yang akan digunakan oleh pendidik saat menyajikan bahan pelajaran, baik secara invidu atau secara kelompok.[2] Agar tercapainya tujuan pembelajaran sesuai dengan yang dirumuskan, pendidik harus mengetahui beberapa metode pembelajaran, sehingga ia akan mengehaui metode apa yang paling tepat dengan situasi dan kondisi keadaan sekitar. Syarat-syarat yan harus diperhatikan oleh seorang pendidik dalam menggunakan metode pembelajaran adalah sebagai berikut:

a.       Metode tersebut dapat membangkitkan motif, minat dan gairah  belajar siswa.



b.      Dapat merangsang keinginan siswa untuk belajar lebih lanjut, seperti melakukan inovasi dan eksplorasi.
c.       Dapat memberikan kesempatan bagi siswa untuk mewujudkan hasil karya.
d.      Dapat menjamin perkembangan kegiatan kepribadian siswa.
e.       Dapat mendidik siswa dalam menemukan teknik belajar sendiri dan cara memperoleh pengetahuan melalui usaha pribadi.
f.       Dapat menanamkan dan mengembangkan nilai-nilai dan sikap siswa dalam kehidupan di masyarakat.[3]

Macam-macam metode mengajar;  metode ceramah, metode tanya – jawab, metode pemberian tugas dan resitasi, metode demontrasi, metode diskusi, metode eksperimen, metode simulasi, metode seminar,[4] metode kerja kelompok, metode sosiodrama dan bermain peran, metode problem solving, metode system regu (team teaching), metode latihan dan metode karyawisata[5]       

Proses pembelajaran pada intinya adalah memperlancar usaha belajar siswa. Menurut Galperin yang dikutip oleh P. Purnomo bahwa bentuk pengajaran terdiri dari kegiatan orientasi, latihan, umpan balik dan lanjutan. Selanjutanya P. Purnomo menjelaskan guru memilih metode mengajar dengan pertimbangan antara lain: tujuan pengajaran, isi bahan pelajaran, kemampuan pelajar, fasilitas yang tersedia, situasi yang ada, waktu yang tersedia, kekuatan dan kelemahan tiap-tiap metode.




[1]Bambang Warsita, Teknologi Pembelajaran, 25
[2]Sabri, Strategi Belajar Mengajar,52.
[3]Sabri, Strategi Belajar Mengajar, 52-53.
[4]P. Purnomo, “Strategi Pengajaran”, www.sabda.org/pepak, 24 Juli 2003, diakses tanggal 6 Juni 2009, Pukul 19.27 WIB.
[5]Sabri, Strategi Belajar Mengajar, 60-65.

Komentar

Baca juga postingan berikut:

Link Grup WA Terbaru 2020

Visi dan Misi dalam Bekerja

Ratusan Stiker WhatsApp Lucu, Konyol, dan Menarik

Kumpulan Group WhatsApp Berbagai Komunitas Koleksi *Banjir Embun*

Contoh Visi dan Misi Pribadi