5 Hal Nista yang Dilakukan Konten Kreator Agar Banyak Penonton

Banjirembun.com - Berkarya merupakan bentuk aktualisasi atas bakat atau kemampuan yang dimiliki. Salah satunya membuat konten video. Tentu mereka akan bekerja cerdas, ulet, dan kreatif supaya hasil yang mereka tunjukkan ditonton banyak pengguna internet.


Media sosial berbasi video untuk berkreasi demi menghasilkan uang lumayan banyak. Sebut saja yang populer seperti YouTube dan tiktok. Para pembuat video akan memasang video mereka di akun medsos itu. Seiring waktu akan diketahui penontonnya banyak atau tidak.

Sayangnya, ada pembuat konten yang nista sebagai jalan pintas agar produknya tenar atau populer. Alih-alih tetap berpegang pada moralitas agama dan bangsa, malah jalan yang ditempuh merusak tatanan sosial. Dampaknya sangat luas dan berat untuk dipikul.


Berikut ini lima hal nista yang dilakukan content creator supaya banyak penonton.


1. Membuat Konten Menyesatkan

Konten palsu (bohong), hoaks (tipu muslihat), clickbait parah, ambigu, atau yang semacamnya sengaja dibuat guna menarik banyak peminat. Lebih parah lagi topik yang diangkat merupakan masalah sensitif. Sebut saja seperti masalah agama dan politik.


2. Merendahkan Pihak Lain

Menjatuhkan martabat manusia, menghina ajaran agama, rasisme, pelecehan, mengadu domba, atau yang semacamnya merupakan bentuk merendahkan harkat. Demi mengunggulkan diri atau kelompoknya sendiri dengan cara menginjak pihak lain.


3. Pornografi

Konten porno disebut juga "agen" pemersatu bangsa. Sebab semua suku, aliran politik, hingga usia hampir semua suka terhadapnya. Tentu itu dapat menjadi ladang tersendiri bagi kreator konten untuk menarik banyak penonton. Ada alami ada yang dibuat-buat.

Ilustrasi konten kreator sedang membuat video dewasa (sumber gambar)

4. Pencitraan Palsu

Pencitraan palsu merupakan salah satu bentuk riya'. Itu merupakan penyakit hati. Sebab kebaikan yang dilakukan bukan berdasarkan ketulusan atau rasa ikhlas melainkan demi meraih simpati dan dukungan banyak orang. Beda hal tatkal itu diniatkan untuk memberi tauladan (contoh).


5. Penuh Drama

Gimik atau bersandiwara merupakan cara yang dilakukan pencipta konten video untuk menarik perhatian. Penuh dengan amarah, tangisan, perkelahian, atau yang semacamnya rela dilakukan. Padahal sebenarnya untuk mengatasi itu dapat dilakukan dengan cara wajar.


Komentar

Baca juga postingan berikut:

Visi dan Misi dalam Bekerja

Ratusan Stiker WhatsApp Lucu, Konyol, dan Menarik

Contoh Visi dan Misi Pribadi

PENELITIAN KEPUSTAKAAN (LIBRARY RESEARCH)