Tak Perlu Merantau ke Kota, ini 5 Jenis Usaha yang Menggiurkan di Pedesaan

Banjirembun.com - Daerah-daerah pedesaan secara sekilas tidak begitu bergeliat roda perekonomiannya. Dipandang hanya sebagai wilayah pendukung kota-kota besar. Padahal, di tingkat nasional keberadaan mereka tidak boleh diremehkan. Sebab, memberi kontribusi besar bagi bangsa.


Keberadaan perkampungan di Indonesia porsinya lebih besar. Percepatan pembangunan infrastruktur seperti jalan aspal, jembatan, irigasi, akses internet, dan lainnya dapat mendukung peningkatan kesejahteraan ekonomi. Begitu pula pelatihan dan pendampingan masyarakat desa.

Lantas apa sih jenis usaha yang dapat mendorong pemuda maupun tenaga produktif di desa agar tetap bertahan sehingga tidak merantau. Berikut ini setidaknya ada 5 jenis peluang usaha di kampung.


1. Peternakan

Lahan atau tanah kosong di pedesaan masih tersedia banyak. Memelihara hewan ternak di desa tidak perlu khawatir akan mengganggu lingkungan. Begitu pula ketersediaan air jernih dan udara bersih terpasok melimpah ruah. Itu sangat baik bagi peliharaan yang dibudidayakan.


Perternakan yang paling sederhana yaitu ayam kampung. Apalagi dikembangbiakan secara alami dengan cara selingan dibebasliarkan mencari makan sendiri. Bisa juga dengan cara dikandangkan sehingga ruang geraknya minim. Alternatif ternak lain yaitu ternak ikan.


2. Agen Pengiriman Paket

Jasa Ekspedisi semakin hari bertambah banyak. Apalagi pola konsumen dalam belanja sudah mulai berubah. Mereka lebih nyaman belanja online lantaran banyak keunggulan. Baik menggunakan aplikasi toko online maupun menggunakan media sosial untuk transaksinya.

Ilustrasi mitra JNE

Agen pengiriman paket populer seperti JNE dapat dijadikan mitra untuk kerja sama. Kalian cukup menyediakan kios kecil dan petugas untuk melayani. Kalau tidak memungkinkan juga bisa menyediakan jasa pengiriman sendiri menggunakan mobil box ataupun bak terbuka.


Kendaraan tersebut dapat digunakan untuk mengirimkan komoditas pertanian dan peternakan masyarakat desa ke kota. Barang yang mungkin lebih ringan dari itu juga bisa dikirim. Sebut saja seperti produk kerajinan tangan, sovenir, manakan khas, dan lain-lain.

3. Toko Sembako

Sembako (sembilan bahan pokok) merupakan kebutuhan sehari-hari yang pembelinya terus hilir mudik setiap hari. Toko sembako biasanya turunan atau kepanjangan tangan dari pasar tradisional atau malah kulakan langsung dari pasar grosir/induk.


Warung sembako terbagi dua. Ada yang khusus menjual barang maupun bahan makanan yang awet tapi ada juga yang menjual barang yang tidak begitu awet. Misalnya seperti sayuran, buah-buahan, atau barang jualan lain yang mudah busuk.


4. Pertanian

Bagi yang tak punya tanah pertanian tak perlu khawatir. Kalian dapat menyewa. Cara lain melakukan kesepakatan sistem bagi hasil. Kalau memang tidak memungkinkan dapat memanfaatkan lahan di depan atau belakang rumah. Mengoptimalkan luas tanah yang ada.


Bertani merupakan pekerjaan yang mungkin penghasilannya tidak rutin dan sulit ditebak. Tapi untuk jenis tanaman tertentu para petani akan memiliki waktu luang sambil menunggu panen. Itu dapat digunakan untuk kegiatan produktif lainnya. Contohnya menjual bibit tanaman.


5. Bisnis Kuliner

Jual makanan berat untuk kebutuhan makan, makanan ringan, minuman, atau jenis panganan lain juga tak kalah menggiurkan. Ada jenis kuliner dan herbal yang bisa awet berhari-hari sampai berbulan-bulan. Misalnya jenang serta minuman herbal bubuk atau kapsul.


Kalian dapat menawarkan barang jualan itu di grup atau komunitas media sosial. Dengan begitu pembeli tidak cuma dari kampung yang sama. Tapi dapat menjamah daerah yang lebih jauh. Tentu semua jenis usaha itu tidak mudah. Butuh keseriusan dan ketrampilan tersendiri.

Komentar

Baca juga postingan berikut:

Visi dan Misi dalam Bekerja

Ratusan Stiker WhatsApp Lucu, Konyol, dan Menarik

Contoh Visi dan Misi Pribadi

PENELITIAN KEPUSTAKAAN (LIBRARY RESEARCH)