Pengalaman Saya Berurusan dengan Penyedia Jasa Pinjaman Online

Sekarang ini eranya serba online. Untuk melakukan pinjaman pun bisa online. Tanpa jaminan sama sekali dan syarat yang tak begitu rumit. Tinggal klik, klik, dan klik uang pinjamanl langsung bisa masuk rekening. Sungguh sangat mudah sehingga dapat menggiurkan siapapun juga.


Namun, dibalik kemudahan itu sebenarnya ada semacam jebakan. Dapat dipastikan uang dapat diterima nasabah dengan mudah begitu saja. Caranya tinggal klik semua pilihan "setuju" di setiap  tombol pada saat registrasi maupun pengajuan pinjaman. Bila seperti itu, umpan itu telah berhasil dimakan.






Setelah itu, penyedia layanan pinjaman online tinggal memastikan uangnya kembali tepat waktu. Tentu disertai bunga tak sedikit. Bila pengembalian tak lancar maka mereka tak segan berbuat ilegal. Bukan menggunakan kekerasan, ancaman, atau semacamnya. Sebab itu cara terakhir.


Mereka akan menyadap semua informasi medsos milik nasabah. Terutama tentang siapa saja teman-temannya. Inilah yang akan dijadikan alat bagi rentenir online itu untuk menagih. Caranya, mereka menghubungi teman nasabah untuk meminta agar nasabah segera mengembalikan uang pinjaman.


Ilustrasi jasa pinjaman online (sumber gambar)


Akibatnya, privasi nasabah sebagai peminjam tidak terjaga. Tidak hanya merasa malu tapi juga merasa bersalah. Dia yang berhutang teman-temannya juga kena getahnya. Merepotkan sekali bukan sahabat Banjir Embun? Maka dari itu pikirlah dulu sebelum mengambil tawaran menggiurkan itu.


Saya sendiri sering mendapat tawaran pinjaman online semacam itu. Baik melalui sms, whatsapp, dan iklan. Nominal yang bisa saya ambil antara 2 juta hingga 5 juta rupiah. Ada juga yang menawarkan nilai fantastis hingga ratusan juta. Entah tawaran itu benar atau hanya penipuan, semuanya patut diwaspadai.


Pengalaman saya Berurusan dengan Penyedia Jasa pinjaman online






Tidak semua penyedia jasa pinjaman online itu baik. Sayangnya, sebagian darinya malah lebih merugikan. Alih-alih membantu masyarakat, yang ada justru membebani nasabah dengan bunga yang di luar ketentuan. Bunga yang berbunga. Serta jangka waktu pengembalian yang pendek.


Para penyedia pinjaman secara tekhnologi sangat profesiinal. Menggunakan aplikasi yang bisa didownload di playstore sehingga terkesan resmi dan legal. Nyatanya, banyak dari mereka yang tak berizin OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Tentu saja gerak-gerik usahanya juga tanpa ada pengawasan.


Semoga kita bisa terbebas dari masalah hutang-piutang. Tidak jago hutang malah bisa memberi hutangan. Serta pengembalian uangnya lancar dan tepat waktu. Aamiin


Terima kasih telah membaca tulisan ini. Mohon maaf atas segala kekurangan. Sekian.



Komentar

Baca juga postingan berikut:

Link Grup WA Terbaru 2020

Visi dan Misi dalam Bekerja

Kumpulan Group WhatsApp Berbagai Komunitas Koleksi *Banjir Embun*

Ratusan Stiker WhatsApp Lucu, Konyol, dan Menarik

Contoh Visi dan Misi Pribadi

PENELITIAN KEPUSTAKAAN (LIBRARY RESEARCH)