Pengalaman Pertama Memesan Tiket Melalui Aplikasi KAI Access


Beberapa Kelebihan Transportasi Kereta Api

Ini adalah pengalaman saya untuk pertama. Naik kereta api dari stasiun Malang. Sebelumnya saya pernah menggunakan kereta tapi berangkat dari stasiun kota Kediri, stasiun Ngadiluwih kabupaten Kediri, stasiun Gubeng Surabaya, dan stasiun tanah Abang Jakarta. Semuanya kelas ekonomi.

Baca juga: 

Beberapa Kelebihan Transportasi Kereta Api


Kecuali pada bulan Juli kemarin dari stasiun Gambir saya naik eksekutif menuju stasiun Pasar Turi Surabaya. Seharga 450-an ribu. Memang diakui lebih nyaman dan lebih cepat menggunakan kereta ini. Fasilitas sesuai dengan harga.



Berbeda dengan perjalanan sebelumnya. Kali ini saya memesan tiket secara online. Melalui aplikasi KAI Access yang bisa diunduh di play store. Sangat sederhana. Cukup dengan mengklik pilihan rute, jadwal, dan kereta apa yang kita kehendaki.


Setelah deal maka kita akan mendapatkan beberapa digit nomor pemesanan. Nomor itu digunakan untuk kode pembayaran di minimarket (misalnya Alfamart). Setelah mendapat kode itu kita hanya dikasih waktu satu jam untuk melakukan pembayaran. Lebih dari itu kode pembayaran akan hangus.



Hasil tembak layar (screenshot) aplikasi KAI Access (gambar koleksi pribadi)




Setelah kode pemesanan kita bayar maka kita tak perlu ke stasiun. Saat hari berangkat tiba kita hanya melakukan boarding saja. Tidak perlu mengprimen tiket. Boarding dilakukan dengan cara menscan barcode yang ada di aplikasi. Jangan khawatir akan dibantu petugas stasiun.




Barcode yang harus discan saat boarding (gambar koleksi pribadi)



Keuntungan memakai aplikasi ini adalah:


1. Tidak perlu bolak-balik ke stasiun untuk bertanya tentang jadwal, harga tiket, rute, maupun untuk pembayaran tiket.


2. Tidak perlu print tiket. Misal pun ada sesuatu di luar dugaan dengan hp maka kita masih bisa mengeprint e-tiket yang telah dikirim oleh KAI ke email kita.

Email pemberitahuan sekaligus e-tiket yang dikirim oleh KAI.




E-tiket berupa file pdf (gambar koleksi pribadi)



3. Bisa meng-cancel (membatalkan) maupun reschedule (menjadwal ulang) tiket yang telah dibayar. Tidak perlu data ke stasiun.


4. Saat ada pengecekan tiket penumpang oleh petugas di tengah perjalanan biasanya untuk pembayar tiket secara online tidak akan diperiksa. Mungkin petugas sudah punya data online daftar penumpang pembayar e-tiket beserta nomor duduknya.


Untuk sementara ini dulu yang bisa saya bagikan. Terima kasih telah membaca. Mohon maaf atas segala kekurangan tulisan.

Komentar

Baca juga postingan berikut:

Link Grup WA Terbaru 2020

Visi dan Misi dalam Bekerja

Kumpulan Group WhatsApp Berbagai Komunitas Koleksi *Banjir Embun*

Ratusan Stiker WhatsApp Lucu, Konyol, dan Menarik

Contoh Visi dan Misi Pribadi

PENELITIAN KEPUSTAKAAN (LIBRARY RESEARCH)