Hilangkan 5 Sifat Buruk ini Agar Hubungan Keluarga, Pertemanan, dan Pekerjaan Bisa Damai Sejahtera

Banjirembun.com - Keburukan sifat pada diri manusia mesti dihilangkan. Setidak-tidaknya dikurangi secara banyak sehingga dapat dikendalikan. Supaya hubungan dengan keluarga, teman, dan rekan kerja tetap terjaga dengan damai sejahtera.


Sebenarnya bersifat dan bersikap baik, terpuji, dan mulia bukan cuma untuk mempererat hubungan sesama manusia. Lebih dari itu bisa juga menjadi jalan terbaik untuk mencapai ketengan jiwa. Dengan begitu hidupnya jadi lebih bahagia dan nikmat.

Berikut ini 5 sifat buruk yang mesti dihindari dan dihilangkan pada diri manusia.


1. Iri, Dengki, atau Hasad

Pengen mencapai sesuatu yang mirip atau sama dengan yang telah digapai orang lain bukanlah disebut iri. Sebab arti iri yaitu tidak suka melihat orang lain bahagia hingga menginginkan kebahagian itu berpindah pada dirinya.


Baca: Pengen Seperti Dia Boleh, Tapi Iri Hati atau Malah Ngrecokin Jangan


Orang iri tidak bakal fokus untuk belajar, berlatih, dan berkembang agar dapat mencapai kebahagiaan yang diraih orang lain. Melainkan terpaku untuk merebut kebahagian orang lain. Paling tidak, minimal benci pesaingnya bahagia.


Baca: Jangan Terpancing Emosi, Pahami Dulu 5 Tanda Orang Sedang Iri


2. Sombong, Congkak, atau Ujub

Sifat ujub yang merasa lebih tinggi dan unggul dari orang lain sebaiknya memang dihindari. Alasannya orang sombong bakal membuat dirinya terperdaya. Menganggap yang lain lemah menyebabkan ia tak menyadari adanya perubahan-perubahan.


Congkak tidak cuma dapat dilihat dari ucapan yang dilontarkan. Bahkan tatapan mata dan tindak tanduknya sudah cukup untuk menilai seseorang sombong atau tidak. Entah bagaimana isi hatinya, perilaku sombong tak banyak disukai.


3. Penuh Prasangka Buruk

Prasangka adalah dugaan sementara tanpa ada bukti atau alasan yang kuat. Berprasangka buruk pada orang lain meski tidak disebarkan atau dibicarkan dengan pihak tertentu atau cuma dibatin di hati juga tidak boleh dilakukan.

Tatkala hati dipenuhi prasangka buruk menyebabkan ia mudah diadu domba, sulit untuk percaya, hingga tidak mau memaafkan kesalahan kecil. Lebih dari itu pikiran bisa dipenuhi asumsi, tuduhan, sampai fitnah.


4. Pamer atau Riya'

Riya adalah suatu perbuatan yang dilakukan secara tidak ikhlas lantaran semata-mata demi tujuan "tersembunyi". Misalnya ingin meraih popularitas, kedudukan, atau capaian-capaian tertentu. Ibarat kata ada udang di balik batu.


Ketika suatu perbuatan dilakukan tidak tulus alias ada pamrih tentu bakal berdampak buruk. Apalagi saat pamrih yang diinginkan itu tidak diterima. Semakin menambah kejengkelan dalam hati. Timbul rasa kecewa atau malah balik membenci.


5. Dendam

Setiap manusia pasti pernah berbuat salah. Entah itu pada Tuhan maupun sesama makhluk hidup. Kadang perbuatan salah yang dilakukan memang betul-betul tidak disadari. Dapat disebabkan karena gagalnya komunikasi yang dilakukan.

Ilustrasi dendam (foto pribadi)


Sayangnya, masalah yang bersumber dari keselahpahaman seringkali berujung pada dendam. Seharusnya ketika dilakukan dialog secara benar bakal ditemui titik temu. Serta barangkali justru bakal malah saling bersatu satu sama lain.


Komentar

Baca juga postingan berikut:

Ratusan Stiker WhatsApp Lucu, Konyol, dan Menarik

Link Grup WA Terbaru 2020

Contoh Visi dan Misi Pribadi

Pernah Lihat Angka 354 atau 313 di Warung? Itu Kode Angka Organisasi Keagamaan Indonesia

Visi dan Misi dalam Bekerja