Empat Tipe Manusia Menurut Umat Islam dan Akibatnya Bagi Kehidupan

Banjirembun.com - Dalam kamus keislaman tidak cuma mengajarkan tentang politik, ekonomi, hingga hubungan manusia dengan alam. Melainkan pula menyinggung bagaimana hubungan manusia dengan Tuhan. Cara mereka memandang Tuhannya.


Umat Islam percaya bahwa hubungan manusia dengan Tuhannya bersifat pribadi. Boleh jadi seseorang terlihat dekat dengan Tuhan tapi nyatanya Tuhan tidak menyukainya. Lantaran ada dosa tersembunyi yang tak diketahui publik. Hatinya penuh maksiat dan kotor.

Umat Islam meyakini bahwa keimanan dan niat ikhlas di hati dalam mengerjakan ibadah jauh lebih utama dari perbuatan yang tampak. Sebab apa yang terlihat dan terdengar belum tentu selaras dan sesuai dengan isi hati manusia.


Berikut ini tipe manusia menurut umat Islam dalam berhubungan dengan Tuhan dan akibatnya bagi kehidupan.


1. Mereka yang Taat, Ikhlas, dan Ridho pada Allah Mengalami Hidup Bahagia

Kebahagiaan itu tanpa syarat. Orang yang bekerja keras kalau hatinya diberi kebahagiaan tentu akan bahagia. Hormon positif dalam tubuhnya itu dikeluarkan Allah begitu saja secara tiba-tiba. Dengan kadar dan waktu yang tepat. Tidak berlebihan maupun kurang.


Dia tidak akan iri atau dengki melihat orang lain bahagia. Dia tidak akan frustasi tatkala apa yang diinginkan tak tercapai. Dia tidak akan marah saat keadaan tidak sesuai dengan keinginan. Dia merasa hidupnya sudah cukup untuk membuatnya bahagia.


Baca: Jangan Terbalik, ini Bedanya Ikhlas dan Ridho


2. Mereka yang Taat, Ridho, dan Ikhlas pada Allah Tapi Hidupnya Penuh Gelisah

Ada beberapa kemungkinan kenapa orang yang mendekat dan bertaubat pada Allah justru mendapat sejumlah musibah. Bisa jadi justru itu bentuk Allah mencintai karena ingin menghapus dosa-dosa manusia itu dengan cara memberi cobaan.


Baca: 5 Penyebab Utama Individu Terkena Musibah yang Tak Terhindarkan


Kemungkinan lain yaitu Allah ingin menguji manusia itu apakah ia benar-benar beriman atau cuma "main-main" dalam bertaubat. Kalau memang serius sudah barang tentu dia akan mampu menghadapi ujian sampai tuntas. Bisa juga itu sebuah teguran supaya dia tidak terjerumus dosa lebih jauh.

3. Mereka yang Pendosa Tapi (Tampak) Bahagia Hidupnya

Merasa telah berbuat dosa secara sembunyi-sembunyi tapi segala urusan mudah dilakukan. Hatinya merasa bahagia. Lantas merasa bahwa Tuhan telah menyayangi dia. Lebih parah lagi menganggap Tuhan tidak ada lantaran dia tidak mendapat azab atas maksiatnya.

Ilustrasi pendosa yang kaya raya (sumber gambar)


Percayalah orang-orang pendosa yang di akhir hayatnya tidak sempat bertaubat pasti semasa hidupnya pernah mendapat azab dari Allah. Mungkin manusia lain tidak tahu. Hanya dia dan Allah saja yang tahu. Tentu di akhirat bakal mendapat siksa jauh lebih pedih.


4. Mereka yang Pendosa Mengalami Gangguan Hati dan Jiwa

Tipe manusia nomor satu dan empat sangat umum ditemukan di masyarakat. Jarang sekali orang yang telah menzalimi manusia hatinya akan bahagia. Umumnya orang yang punya niat buruk dan hati busuk akan sulit memperoleh kebahagiaan hingga seumur hidup.


Hidupnya dipenuhi gelisah, kebingungan, penyesalan, hingga penuh drama. Walau bergelimang harta serta punya jabatan itu semua masih membuat jiwanya gersang. Ibarat minum air laut bukannya menghilangkan haus malah makin rakus dan tamak pada dunia.


Komentar

Baca juga postingan berikut:

Visi dan Misi dalam Bekerja

Ratusan Stiker WhatsApp Lucu, Konyol, dan Menarik

Contoh Visi dan Misi Pribadi

PENELITIAN KEPUSTAKAAN (LIBRARY RESEARCH)