5 Penyebab Utama Individu Terkena Musibah yang Tak Terhindarkan

Sudah menjadi fitrah manusia untuk tak bisa lepas dari musibah atau balak. Setiap individu pasti pernah mengalaminya. Salah satu musibah yang pasti terjadi yaitu kematian. Paling tidak jadi musibah bagi keluarga jenazah.

Banjirembun.com

Musibah adalah kejadian tidak dikehendaki yang menimpa individu maupun masyarakat sehingga berakibat kesedihan, kerugian, dan kehilangan sesuatu yang dicintainya. Di mana, musibah kolektif berupa wabah penyakit serta bencana alam.

Tatkala mendapatkan musibah sudah menjadi kewajiban bagi manusia untuk menghindari, menanggulangi, dan memperkecil dampaknya. Lebih bagus lagi melakukan pencegahan di waktu sebelumnya supaya selamat.


Setidaknya ada 3 penyebab utama atau alasan mengapa individu bisa terkena musibah yang sulit dihindari.


1. Menjadi Fitrah Manusia

Hidup adalah tragedi. Nabi Adam sebagai nenek moyang manusia diturunkan ke bumi bukan tanpa alasan. Salah satunya untuk memberi "pelajaran" pada manusia. Rintangan demi rintangan bakal terus mereka hadapi dalam kehidupan.

Ilustrasi orang terkena musibah (sumber gambar)

Entah musibah kecil atau besar seluruh insan pasti menghadapinya. Apapun itu agama, suku, tingkat kecerdasan, taraf ekonomi, hingga status sosialnya pasti tak akan terlewatkan dari yang namanya musibah.


2. Sebagai Ujian

Musibah dapat menjadi ujian atau cobaan bagi manusia. Apakah dengan menerima hal tersebut mereka bakal sadar lantas mendekat kembali pada Tuhan atau tidak. Musibah bisa saja menjadi peringatan Tuhan melalui perantara lain.


Sebaliknya, orang yang berusaha mendekati jalan Tuhan kerapkali menperoleh ujian pula. Setelah tobat dan khusuk ibadah bukannya dikarunia rahmat, malah musibah demi musibah merundung. Itu untuk menguji sekuat apa imannya.

3. Untuk Menghapus Dosa

Penyakit yang diderita dalam waktu lama dan menyebabkan ketidaknyamanan merupakan salah satu musibah. Senyampang orang tersebut masih beriman dan bertaqwa sudah barang tentu masalah hidup itu jadi penghapus dosa.


Perlu ditekankan, sejumlah musibah yang dihadapi oleh pengikut agama taat cuma menghapus dosa-dosa kecil. Bukan dosa besar maupun dosa yang berurusan dengan sesama manusia. Sebab, meringankan dosa itu ada cara lain.


4. Sebuah Hukuman

Hukuman dan siksaan keras Tuhan pada manusia tidak hanya dilakukan di akhirat. Yakni, pada mereka yang semasa hidupnya senantiasa melanggar seruan-Nya. Sebelum mereka diganjar di akhirat, seringkali didunia juga sudah dirasakan.


Jangan merasa orang yang berbuat zalim pada manusia tak mendapat hukuman dari Tuhan. Pasti kelak ia menerima hukuman. Sayangnya, tidak semua manusia mampu melihat seperti apa bentuknya. Bahkan mungkin tak ada yang tahu.


5. Disebabkan Tatanan Sosial Rusak

Semua komponen masyarakat hingga rakyat jelata yang mengalami kerusakan mental dapat menyebabkan musibah. Kezaliman, kedurhakaan, maksiat, hingga perusakan alam sudah terjadi di mana-mana. 


Tak ada lagi orang yang berilmu dan paham agama mau memberi nasihat, contoh, maupun pencegahan. Mereka sebenarnya baik, tapi sayangnya kebaikan itu hanya untuk diri sendiri. Tidak mau disebarluaskan atau didakwahkan.


Komentar

Baca juga postingan berikut:

Contoh Visi dan Misi Pribadi

Ratusan Stiker WhatsApp Lucu, Konyol, dan Menarik

Arti SHP dalam Serial Anime One Piece

Pernah Dengar Istilah "Kotak Pandora"? Inilah Kisah di Baliknya

Cara Memecah Sertifikat Tanah Hasil Hibah, Turun Waris, dan Bertujuan untuk Bisnis Tanah Kaveling Perorangan

3 Kerugian Investasi di Perumahan Raksasa Berkonsep Kawasan Kota Mandiri

Visi dan Misi dalam Bekerja