Lakukan 3 Hal ini Ketika Diremehkan dan Disepelekan Supaya Tenang Jalani Hidup

Banjirembun.com - Siapa sih yang tidak kesal tatkala diremehkan dan disepelekan. Apalagi oleh orang yang sering dilihat dan dijumpai, tapi tidak pernah bicara. Bahkan kenal pun tidak. Masih mending yang meremehkan teman kerja, kuliah, atau sekolah.

www.BanjirEmbun.com

Meski diakui, disepelekan siapa pun itu entah orang di lingkaran dekat maupun di luarnya tetaplah bikin hati sakit. Padahal sudah berjuang mati-matian sampai berkorban besar guna mencapai titik puncak sesuatu yang jadi impian banyak orang.

Ada banyak faktor orang meremehkan dan menyepelekan. Salah satunya lantaran pihak yang dipandang rendah tersebut belum ada bukti nyata telah mencapai level tertentu. Orang yang seperti itu biasanya lebih memandang pada materi/fisik.


Berikut ini 3 hal yang mesti dilakukan saat diremehkan dan disepelekan.


1. Fokus Berkarya, Bekerja, dan Wujudkan Impian

Impian dan karya luar biasa tidak akan tercipta apabila tidak didasari dengan kefokusan, belajar sungguh-sungguh, kerja keras, rutin latihan, hingga dilakukan sesuai bakat. Kombinasi itu semua bakal membuahkan hasil istimewa.


Daripada terpancing meladeni dan menanggapi orang-orang yang tak menghargai dan merendahkan, lebih baik fokuslah berkarya dan mewujudkan impian. Nikmati proses. Tak perlu memetik sesuatu yang belum waktunya demi untuk pamer.


Tahanlah gejolak untuk menyerang balik. Percayalah suatu saat mereka yang berhati busuk itu bakal terbungkam sendiri. Bukan cuma disebabkan memandangi kebahagian hidup yang kalian jalani. Melainkan pula karena terkena balasan/karma.


Orang yang mudah meremehkan biasanya disebabkan buta akan betapa sulitnya hidup. Mereka untuk makan dan minum masih dapat tunjangan dari orang tua. Tanpa tahu betapa kehidupan di alam nyata itu sungguh menggetirkan.


2. Pergi dari Lingkungan Busuk

Buat apa terus bertahan tinggal di lingkungan yang sudah tidak mendukung lagi dalam mengarungi kehidupan bahagia. Cobalah selama satu pekan, satu bulan, atau bahkan satu tahun pergi dari lingkungan busuk seperti itu.


Salah satu cara yang bisa dilakukan yaitu pergi ke luar kota. Pindah kerja. Lalu menyewa atau mengontrak rumah. Bina suasana baru di sana. Dengan begitu kalian tidak akan lagi melihat muka-muka orang yang menjengkelkan.

Barangkali teman, tetangga, keluarga, atau kenalan lainnya memang sebal melihat muka kalian. Dengan pergi cukup lama, juga bakal tahu sebenarnya yang punya sifat buruk itu siapa. Apakah kalian atau orang yang menyepelekan.


Tatkala di tempat baru ternyata kalian masih saja punya musuh yang merendahkan berarti kemungkinan besar yang salah adalah kalian. Mesti memperbaiki diri, mengatur strategi, sampai menata taktik supaya jago mengambil hati masyarakat.


3. Datangi, Dekati, dan Rayu Orang yang Meremehkan

Orang bersikap meremehkan mungkin saja disebabkan faktor salah paham. Dia menerima kabar yang ternyata bias, kabur, atau malah fitnah tentang diri kalian. Bisa pula karena tanpa adanya komunikasi sehingga tak saling memahami.

Ilustrasi wajah meremehkan (sumber gambar)


Datangi, dekati, dan rayu orang-orang yang meremehkan. Jangan menggunakan tangan kosong. Berikan dia sesuatu yang berkesan. Dapat berupa makanan, bingkisan, atau oleh-oleh sehabis ke luar kota. Dijamin ampuh mengambil hati.


Kadang sikap orang jadi tidak menyenangkan lantaran dianggap kalian orang miskin, tak punya, dan jadi beban keluarga. Dengan memberi oleh-oleh yang berharga dan pantas, tentu manjur dalam menghilangkan presepsi tersebut.


Bersedekah merupakan cara terbaik untuk memamerkan kelebihan harta. Tak perlu menunjukkan kendaraan mewah. Cukup dengan memberi sesuatu sudah jadi strategi jitu dalam membujuk orang lain supaya hatinya luluh.


Komentar

Baca juga postingan berikut:

Contoh Visi dan Misi Pribadi

Ratusan Stiker WhatsApp Lucu, Konyol, dan Menarik

Arti SHP dalam Serial Anime One Piece

Pernah Dengar Istilah "Kotak Pandora"? Inilah Kisah di Baliknya

Cara Memecah Sertifikat Tanah Hasil Hibah, Turun Waris, dan Bertujuan untuk Bisnis Tanah Kaveling Perorangan

3 Kerugian Investasi di Perumahan Raksasa Berkonsep Kawasan Kota Mandiri

Visi dan Misi dalam Bekerja