Kehidupan dunia ini memang fana. Salah satu buktinya yaitu mau menikmati kopi saja banyak efeknya. Mulai dari gigi menguning, asam lambung, sulit tidur nyenyak di malam hari, hingga mesti mengeluarkan duit ekstra karena harga kopi makin meninggi.
Amat betul terkait pendapat kopi hitam murni tanpa campuran apapun termasuk berupa gula, susu, maupun yang lain sangatlah bagus. Selain menyehatkan, tentu hal itu punya efek nendang ke otak dan bikin "melek" tubuh makin kuat. Pikiran jadi jernih dan hati mudah untuk diajak ingat pada Tuhan. Lisan pun lancar diajak berzikir pada-Nya.
Lebih lanjut, boleh dikatakan tentang permohonan agar gigi tak menguning setelah rutin minum kopi sebagaimana tertulis pada judul artikel di atas merupakan hal absurd. Sebab, itu sama artinya mengharap rutin makan nasi dalam skala jumbo tanpa mau menerima risiko berat badan bertambah.
Kopi jadi Sang Inspirasi, Pembahagia Instan, dan Pendekat kepada Tuhan
Tahu enggak? Tulisan ini dibuat juga seusai minum kopi. Artinya, entah bagaimana mekanismenya kopi juga dapat menghidupkan inspirasi. Setidaknya, pikiran menjadi lancar untuk menulis. Intinya, kopi mampu mendorong melakukan hal-hal produktif. Baik itu terkait urusan duniawi maupun ukhrawi.
Selain itu, kopi juga berefek membahagiakan secara instan. Hormon kebahagiaan mengalir deras sesaat minuman kopi masuk tubuh. Biasanya sekitar 30 menit sesudah minum. Tentu porsi dan takaran harus wajar alias enggak berlebihan. Oleh sebab itu, tak heran banyak orang kecanduan kopi.
Kendati demikian, di antara candu biologis lain, bukan sebuah pernyataan berlebihan ketika disebut bahwa kopi satu-satunya zat adiktif yang paling bermanfaat secara fisik maupun psikologis. Alih-alih merusak tubuh dari dalam, malah kopi menimbulkan efek positif. Bahkan, berpeluang memperpanjang umur.
Dalam urusan upaya pendekatan diri pada Tuhan, penggunaan kopi sudah jamak diterapkan oleh masyarakat Muslim Timur Tengah sejak abad 15 masehi. Mereka minum kopi agar mudah berkonsentrasi untuk berzikir, membaca ataupun mengkaji buku agama, ibadah malam, berdiskusi masalah agama, dan model-model pendekatan kepada Tuhan yang lainnya.
Lebih dari itu, dalam dosis tertentu, ternyata sesudah minum kopi dapat mempermudah individu dalam menangis. Dalam artian, tindakan menangis tersebut sebagai wujud euforia atau ledakan kebahagiaan secara mendadak. Maksudnya, tangisan itu bukan karena kesedihan, tetapi akibat rasa kebahagiaan yang hadir serta-merta.
Baca juga: Manfaat Kopi Mampu Memperpanjang Umur dan Meningkatkan Kualitas Hidup
Bayangkan, betapa bagaimana nikmatnya lantaran tiba-tiba menangis karena mengingat Tuhan setelah minum kopi? Bukankah menangis di hadapan Tuhan adalah hal nikmat? Sungguh kedekatan diri kepada Tuhan menjadi kuat disebabkan rasa cinta, takut, dan harap kepada-Nya hadir secara tiba-tiba sesudah distimulasi dengan minum kopi.
Jadi, ketimbang melakukan kegiatan menyenangkan semisal main game, nonton video hiburan, makan enak, atau semacamnya tentu amat disarankan setiba minum kopi lakukan tindakan yang memberatkan pikiran maupun tubuh. Sebut saja seperti olahraga, bekerja keras, membaca buku, introspeksi diri, sampai berzikir penuh khusuk kepada Tuhan.
(*)
 |
| Bentuk bulan sabit di permukaan kopi (sumber foto koleksi pribadi) |
Tulisan milik *Banjir Embun* lainnya:
Terima kasih telah membaca tulisan kami berjudul "Tuhan, Jika Kopi Satu-satunya yang Membuat Hamba Berzikir pada-Mu maka Mohon Mudahkan Hamba Meminumnya tanpa Gigi Menguning"
Posting Komentar
Berkomentar dengan bijak adalah ciri manusia bermartabat. Terima kasih atas kunjungannya di *Banjir Embun*