Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Saat Menulis

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Saat Menulis

Oleh: A. Rifqi Amin



Banjir Embun - Trik atau Tips - Saat kecil dulu sebelum bisa menulis kita sudah diajari membaca mulai huruf A hingga Z. Lalu diikuti dengan belajar menulis dari huruf A sampai Z dan seterusnya. Hal tersebut menyiratkan bahwa untuk bisa menulis perlu bisa membaca dulu, bukan sebaliknya. Begitu pula sekarang ini, kita yang sudah mahir membaca dan menulis (baca menyalin) ketika ingin menulis (menyusun kalimat dari ide atau gagasan sendiri) perlu juga dibekali dengan banyak membaca. Yakni, membaca karangan atau tulisan yang disusun oleh orang lain. Bisa juga membaca fenomena atau peristiwa yang terjadi di sekitar. Hasil dari proses membaca itu harus kita olah, analisis, dan kritisi. Setelah itu dituangkan ke dalam bentuk tulisan.


Topik lain:




Kata orang pesimis menulis itu sulit. Alasannya, kita butuh mikir. Tema apa yang akan dijadikan masalah atau kasus dalam tulisan? Bagaimana cara menyusun kata, kalimat, dan paragraf sehingga bisa memiliki satu kesatuan makna dan tujuan? Bagaimana jika tulisan tidak laku atau tidak banyak yang membaca? Dan beberapa pertanyaan lainnya yang cenderung membuat kita takut untuk menulis. Beberapa pertanyaan tersebut mudah sekali dijawab. Tidak lain dan tidak bukan jawabannya adalah paksakan diri untuk menulis. Meskipun untuk pertama kalinya susunan kata atau bahasa tulis anda masih sama dengan bahasa lisan. Tidak masalah yang terpenting pembaca bisa memahami (memahami dengan mudah memahami itu beda).



Menulis itu gampang segampang anda bicara. Bahkan orang yang tidak bisa bicara pun (mohon maaf misalnya bisu) kadangkala juga pintar menulis. Untuk menunjang anda dalam mempersiapakan menulis maka akan disajikan hal-hal yang perlu diperhatikan saat menulis. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:
1. Jangan terfokus pada tema apa yang akan ditulis. Susunlah kata sehingga bisa menjadi kalimat. Lalu susunlah kalimat hingga menjadi paragraf. Sekali-kali tidak boleh terburu-buru untuk bagaimana cara menyambungkan kalimat satu ke kalimat lain maupun menyembungkan paragraf satu ke paragraf lain. Fokuslah pada membuat kalimat dulu. Tuangkan gagasan anda ke dalam beberapa kalimat yang masih terpisah atau belum menyatu ke dalam satu paragraf.



2. Menulis adalah seni, yaitu seni merangkai kata menjadi kalimat. Oleh sebab itu, dibutuhkan kecintaan terhadap seni itu. Salah satu cara agar calon penulis bisa cinta terhadap apa yang dilakukan adalah yakini bahwa apa yang ditulis itu dapat memberikan manfaat bagi sesama. Entah efek positifnya sedikit atau banyak maupun berdampak sekarang atau nanti. Seni hakikatnya untuk dinikmati sendiri, bila ada orang lain yang ikut menikmati berarti seni tersebut bermanfaat.


Topik lain:
Motivasi Menulis



3. Paksakan diri untuk menulis. Jangan manjakan dan mudah memaafkan diri sendiri karena telah meninggalkan pekerjaan menulis. Jika sedang tidak ada mod maka menulislah sambil mendengarkan musik atau ditemani cemilan. Tergantung yang mana yang paling ampuh. Bisa juga pergi ke luar dulu cari udara dan suasana segar sehingga bisa menenangkan hati. Setelah mod menulis hadir jangan sekali-kali mengabaikannya. Langsung pegang pena atau pegang laptop lalu menulislah.



4. Relakan waktumu berkurang banyak untuk menulis. Butuh beberapa jam untuk menulis. Tepatnya 1 hingga 3 jam. Tergantung tema apa yang ditulis dan seberapa panjang tulisannya. Sebaiknya anda menulis pada waktu pagi yaitu sebelum atau sesudah subuh. Bila waktunya kurang karena berangkat kerja atau harus mengerjakan hal penting lainnya maka simpanlah tulisan tersebut. Pada waktu siang atau sore harinya buka kembali lalu selesaikanlah tulisannya.



Topik lain:
Tulisan adalah Batu Nisan yang Tak Pernah Lapuk


5. Setelah membaca tulisan anda sendiri jangan sekali-kali menilai tulisan anda jelek. Kalau memang menurut anda tulisan anda jelek maka jangan putus asa dan pasrah begitu saja. Singsingkan lengan baju lalu editlah tulisan tersebut hingga menjadi lebih bagus. Orang lain pun belum tentu tulisannya sebagus anda. Oleh sebab itu jangan minder atau rendah diri. Memang kadang ada orang lebih memiliki bakat berbicara daripada menulis. Sebaliknya ada juga yang punya bakat menulis daripada bicara. Beruntunglah orang yang bisa kedua-duanya. Namun bagiaman bila tidak bakat keduanya? Jawabannya hanya satu yaitu menulislah.

Cukup sekian tulisan ini dibuat. Semoga membawa manfaat.Terima kasih telah membaca tulisan saya ini.




Menulis Membuatmu Bersejarah (sumber gambar info cetar)

Komentar

Baca juga postingan berikut:

Contoh Visi dan Misi Pribadi

Ratusan Stiker WhatsApp Lucu, Konyol, dan Menarik

Arti SHP dalam Serial Anime One Piece

Pernah Dengar Istilah "Kotak Pandora"? Inilah Kisah di Baliknya

Cara Memecah Sertifikat Tanah Hasil Hibah, Turun Waris, dan Bertujuan untuk Bisnis Tanah Kaveling Perorangan

Visi dan Misi dalam Bekerja