Prinsip-prinsip Pengembangan Pendidikan Agama Islam




Berikut ini kami paparkan beberapa prinsip pengembangan pendidikan agama Islam. Pemaparan itu didasarkan pada buku karya A. Rifqi Amin. Di mana buku tersebut diterbitkan oleh LKiS di Yogyakarta yang berjudul Pengembangan Pendidikan Agama Islam: Reinterpretasi Berbasis Interdisipliner. Letaknya berada di halaman 14 hingga 15. Lebih lengkapnya adalam sebagaimana di bawah ini:

1. Setiap pengembangan yang dilakukan tidak menyebabkan permasalahan baru di bidang lainnya. Misalnya, pengembangan SDM pendidikan dengan bentuk memberikan pelatihan dan kenaikan gaji (karena caranya tidak tepat dan pilih kasih) menyebabkan kecemburuan antar pegawai. Dampaknya timbul ketidaknyamanan hingga perpecahan.

2. Setiap pembengemban tujuan utamanya bukan bersifat opurtunis-pragmatis. Misalnya,  bertujuan untuk mengenyangkan perut sendiri atau kelompoknya sehingga terjadi missing link (ketidak paduan) tujuan di antara SDM pengembangan PAI. Di mana yang satu orientasinya keuntungan materi semata yang satunya perpaduan antara tujuan materi dan rohani (kepuasan batin)

3. Setiap pengembangan yang dilakukan harus peka atau responsif terhadap perkembangan ilmi pengetahuan, teknologi, dan seni.

4. Setiap pengembangan harus relevant dengan kebutuhan kehidupan masa kini, bahkan bila perlu untyk beberapa tahun mendatang.

5. Setiap pengembangan yang telah berhasil dilakukan tidak boleh merasa puas dan berhenti sampai di situ. Sesungguhnya pengembangan PAI merupakan proses yang terus berjalan sepanjanh hayat.

6. Adanya keseimbangan antara kepentingan umat Islam dengan kepentingan bangsa.

7. Pengembangan bukan hanya untuk pemecahan masalah, tapi juga untuk peningkatan mutu kualitas dan kuantitas kehidupan manusia.

8. Terus-menerus mengadakan kontrol dan evaluasi pada setiap pengembangan yang dilakukan.

9. Pengembangan PAI merupakan bagian dari rekayasa sosial. Oleh karena itu, posisi pengembangan PAI harus jelas. Tidak apatis, tidak berdiam diri, dan tidak taqlid buta. PAI bisa mengadakan dan melakukan pengembangan sendiri.

10. Pengembangan PAI merupakan bentuk investasi kemakmuran dan kesuksesan lahir maupun batin bagi umat Islam dan bangsa Indonesia.

11. Pengembangan senantiasa memilik landasan kuat. Bukan semata-mata hanya supaya tercipta suasana baru atau demi mengejar prestise (kebanggan semu).

12. Terdapat nilai-nilai dasar pengembangan yang dijunjung bersama sebagai intagible asset bagi lembaga pendidikan Islam. Nilai-nilai dasar tersebut bisa seperti keyakinan bahwa proses pengembangan PAI merupakan bagian dari ibadah bahkan bisa menjadi amal jariyah.


Demikian pemaparan tentang prinsip-prinsip pembengemban PAI. Semoga bermanfaat.

Principles (sumber gambar dosenpendidikan)

Baca juga postingan berikut:

Link Grup WA Terbaru 2020

Visi dan Misi dalam Bekerja

Kumpulan Group WhatsApp Berbagai Komunitas Koleksi *Banjir Embun*

Ratusan Stiker WhatsApp Lucu, Konyol, dan Menarik

Contoh Visi dan Misi Pribadi

PENELITIAN KEPUSTAKAAN (LIBRARY RESEARCH)