Hidup Hemat Demi Adik-adik Tercinta


Perkenalkan nama saya adalah Gisela Oktaviani. Sudah beberapa kali saya menulis di blog ini. Setiap tulisan Gisel yang tampil di blog ini akan dapat imbalan. Lumayan bisa tambah tabungan.


Kali ini Gisel ingin menceritakan tentang kondisi keuangan secara apa adanya. Jujur saja, saat ini pengeluaran Gisel makin banyak. Selain untuk kebutuhan harian dan bulanan Gisel juga menyisihkan untuk keluarga.



Kebetulan keluarga di kampung masuk kategori pra sejahtera. Penghasilan sedikit. Itupun tidak rutin. Bantuan dana dari berbagai pihak belum cukup memenuhi kebutuhan hidup secara layak apalagi berkualitas.

Sumber gambar

Di antara beberapa keluarga pra sejahtera itu orang tua Gisel merupakan yang paling rendah taraf hidupnya. Maklum, mereka bukan asli kampung di sana. Mereka jauh dari sanak saudara yang seharusnya ikut membantu.


Menjelang akhir tahun pelajaran sekolah seperti ini adik-adik Gisel butuh biaya banyak. Belum lagi adik yang kelas 6 SD dan kelas 9 SMP yang akan mau menjelang kelulusan. Beban untuk menebus ijazah di depan mata.


Setelah itu mereka butuh seragam dan peralatan sekolah yang baru. Butuh biaya transportasi untuk menuju sekolah yang jaraknya lebih jauh dari sebelumnya. Serta kebutuhan lainnya yang tak terduga.


Beruntung Gisel punya juragan yang pengertian. Beliau baik hati ikut membantu kegelisahan yang menimpa Gisel. Malah beliau juga menawarkan mau menyekolahkan adik Gisel di kota Malang ini. 


Gisel menolak halus tawaran itu. Khawatir kalau adik Gisel ke sini malah akan merusak suasana harmonis yang sudah Gisel bangun sejak pertama kali menginjakkan kaki di kota Malang ini. Biarlah adik Gisel tetap sekolah di Tegal.


Semoga ini keputusan yang benar. Orang tua Gisel  khawatir bila yang dibawa ke Malang cuma 1 anak saja maka yang lainnya akan cemburu. Oleh sebab itu lebih sementara ini mereka disatukan dulu.


Baca juga:

Foto Gadis Facebook. REAL! Bukan Ambil dari Google

Tangisan di Sepertiga Malam Gisela Oktaviani karena Merindukan Keluarga

Kumpulan Tautan (Link) Group WhatsApp Berbagai Komunitas Koleksi *Banjir Embun* Terbaru

Guru ini Rela Melakukan Perbuatan Hina Demi Uang



Biarlah Kak Gisel yang bekerja keras di sini. Adik tak perlu tahu bagaimana kakak bekerja. Teruslah belajar. Tingkatkan prestasi akademis dan non akademis kalian. Raihlah cita-cita yang sesuai panggilan hati kalian.



Kakak ingin melihat adik-adik semuanya kelak jadi orang sukses dan terus berkembang. Jangan seperti Kak Gisel yang tak tahu harus bagaimana mengembangkan diri. Kakak hanya modal nekat saja saat mencari uang.


Untuk adik-adikku. Kakak cinta kalian semuanya.


Komentar

Baca juga postingan berikut:

Contoh Visi dan Misi Pribadi

Hutangmu Menunjukkan Seberapa Besar Harga Dirimu

Arti SHP dalam Serial Anime One Piece

Ratusan Stiker WhatsApp Lucu, Konyol, dan Menarik

Ngeri! Indonesia Punya DENHARIN, Pasukan Elit dari Terelit yang Ditakuti Dunia

Pernah Dengar Istilah "Kotak Pandora"? Inilah Kisah di Baliknya

Visi dan Misi dalam Bekerja