Pengalaman Pribadi Menerima PIN Google Adsense


PIN Google Adsense adalah beberapa digit nomor "sakti" yang ditunggu-tunggu oleh pemain Google Adsense. Bagaimana tidak sakti, tanpa adanya nomor itu pemilik akun Google Adsense tidak akan bisa cepat menerima pemasukan yang sudah melewati ambang batas. Sebab bila gagal memverifikasi alamat melalui PIN maka ada cara lain sebagai alternatif yang butuh waktu lama.


Waktu maksimal yang dibutuhkan pemain Google Adsense untuk verifikasi alamat adalah empat bulan. Dihitung dari pertama kali pemilik akun Google Adsense meminta (request) verifikasi alamat. Bila lebih dari itu maka iklan tidak akan ditampilkan pada Blog atau YouTube miliknya. Setelah itu harus menggunakan metode lain untuk verifikasi alamat. 




Metode alternatif yang digunakan ialah dengan melampirkan halaman identitas buku rekening bank atau bisa melampirkan catatan tagihan lokal. Misalnya tagihan telepon. Naman kadangkala untuk metode ini tidak langsung bisa selesai saat itu juga. Masih butuh waktu. Bahkan bila dokumen yang dikirimkan tidak memenuhi syarat maka pemohon visa harus melakukan upload ulang setelah diadakan perbaikan dokumen.


Amplop PIN Google Adsense yang kami terima



Bisa dikatakan proses verifikasi alamat melalui PIN Google Adsense merupakan tahap yang paling berkesan. Sebab tahap verifikasi lainnya seperti verifikasi buku rekening bank dan verifikasi identitas sangat mudah dilakukan. Tentunya tidak butuh waktu lama. Bahkan untuk verifikasi identitas hasilnya seketika itu juga. Tak lebih dari sepuluh menit permohonan verifikasi seringkali langsung disetujui.


Terbukti, sejak tanggal 28 Januari lalu tim kami mengirimkan permintaan (request) PIN. Namun, hingga tanggal 8 Maret belum ada kabar sama sekali. Akhirnya pada tanggal 9 tim kami mengirimkan request untuk kedua kalinya. Jaga-jaga bila surat PIN request pertama nyangkut atau kesasar entah di mana. Dengan itu, harapannya sebelum 4 bulan berlalu PIN sudah didapat.


Isi surat PIN Google Adsense yang kami terima


Kami memaklumi, mungkin karena alamat yang digunakan adalah alamat kantor *Banjir Embun* di pedesaan. Sedang secara nyata operasional kami dilakukan di Kota Malang. Alamat yang sesuai dengan yang kami gunakan untuk verifikasi identitas. Namun demikian, untuk mencegah hal-hal yang tak diinginkan kami mengutus staf untuk meluncur ke kantor pos kecamatan lokasi terdekat dengan alamat tujuan.



Di sana, staf kami meminta tolong pada petugas kantor pos untuk menerima catatan nama, alamat, dan nomor HP yang sesuai dengan alamat di request PIN. Serta catatan alamat kantor kami di Malang. Lalu meminta tolong untuk mengirimkan surat PIN itu ke alamat kantor *Banjir Embun* di Malang. Tak disangka petugas pos menolak pemberian uang dari staff kami. Kami cukup membayar biaya pengiriman pos ke Kota Malang.



Amplop kiriman petugas kantor Pos Kecamatan kepada kami yang berisi amplop PIN Google Adsense



Tidak cukup di kantor pos kecamatan. Staf kami juga meluncur ke kantor pos pusat Kabupaten dan Kota Kediri. Di sana ia langung menuju customer care. Bertanya terkait prosedur dan alur pengiriman PIN Google Adsense. Kata petugas Pos di sana ternyata surat PIN Google Adsense memang mampir di kantor pos ini. Namun, surat itu akan langsung di kirim ke kantor pos kecamatan. Kemudian oleh kurir langsung dikirim ke alamat tujuan.


Selain memberikan penjelasan di atas. Petugas kantor pos itu juga mencatat alamat dan keperluan staf kami itu. Ternyata banyak juga laporan yang masuk dalam catatan di komputer tersebut. Rata-rata laporan yang masuk ada nomor resinya. Sedang untuk catatan laporan dari staf kami kolom nomor resi diisi dengan tulisan "GOOGLE ADSENSE". Entah catatan itu memang sekedar untuk laporan basa-basi saja atau memang digunakan lalu ditindaklanjuti.


Sampul depan amplop PIN Google Adsense yang kami terima



Setelah itu tim kami berusaha untuk melupakan sejenak tentang PIN Google Adsense. Tim kami menyadari sangat kecil kemungkinan surat yang berisi PIN akan kami terima kurang dari sebulan. Kami sudah bertekad bila PIN tak kunjung datang kami akan mengirimkan request PIN kedua kali pada tanggal 9 Maret. Kami memilih tanggal 9 sebab angka sembilan adalah angka yang menarik bagi kami.


Alhamdulillah, tak lama dari tanggal itu, tepatnya tanggal 11 Maret 2019 di hari ini kami menerima kiriman surat dari petugas kantor pos Kecamatan yang telah didatangi staf kami. Seketika itu juga tim kami bergembira bersama. Hasil jerih payahnya bersama mulai dari nol dikit demi sedikit membuahkan. Kami akhirnya merayakan bersama kabar gembira itu di cafe kecil. Sambil input PIN ke kolom Google Adsense bersama-sama.



Awalnya kami kaget, warna pink yang menjadi warna latar pemberitahuan untuk verifikasi alama masih ada. Padahal nomor yang kami input sudah sesuai. Lalu salah satu tim dari kami berpendapat lebih baik kita tunggu beberapa menit dulu. Baru setelah itu halaman dashboard Google Adsense kita refresh. Ternyata benar, akhirnya warna pink yang biasanya muncul pada halaman utama akun Google Adsense kami menghilang.


Demikian tulisan ini dibuat. Mohon maaf atas segala kekurangan. Semoga bermanfaat.

Komentar

Anang Base mengatakan…
Kalo boleh tau kantor pos kecamatannya itu dimana ya ? Kebetulan saya tinggal di kediri, masih cari info untuk pengambilan Google Adsense
Banjir Embun mengatakan…
Di Kecamatan mana Kak? Sudah dicari di aplikasi Google Maps?

https://www.banjirembun.com/2019/09/manfaat-dan-cara-menggunakan-navigasi-suara-Google-Maps.html