Kambing Kendit, Kambing Lokal Jawa Berharga Fantastis



Kambing Kendit sebenarnya bukanlah nama sebuah ras atau spesies kambing. Dinamai Kendit karena kambing tersebut berwarna dasar hitam dengan lebih sedikit warna putih yang bergaris melingkar tanpa putus pada perutnya. Istilah Kendit berasal dari bahasa jawa yang berarti "sabuk". Yakni, kain yang dililitkan di perut sebagai pengencang.



Kambing Kendit dihargai mahal karena jumlahnya sedikit sedang permintaan pasar lumayan banyak. Ia dianggap sebagai hewan mistis yang keberadaannya dianggap penting dalam memanggil makhluk gaib. Oleh sebab itu, seringkali dukun akan memberikan syarat berupa kambing kendit sebagai tumbal agar apa yang diinginkan terwujud.


Biasanya sebagian dari peserta pemilu akan pergi ke orang "pintar" agar hajatnya sukses. Nah, kambing Kendit sangat dibutuhkan dan wajib hukumnya dipakai sebagai alat ritual persembahan. Konon, dengan menggunakan kambing tersebut sebagai tumbal maka makhluk halus yang dianggap punya "kekuatan" akan mau menolong.


Menurut kepercayaan  ajaran orang jawa dulu, sebelum membangun tempat tinggal, tempat usaha, dan infrastruktur hewan syarat yang digunakan adalah kambing kendit. Bila syarat itu tidak dipenuhi maka bangunan yang didirikan akan menimbulkan ketidaknyamanan dan malapetaka. 


Kambing Kendit (sumber gambar)



Kambing Kendit dipandang sebagai tumbal atau pengorbanan untuk meminta ketenangan atau kedamaian. Harapannya dengan itu kedepannya tidak ada pertikaian atau perselisihan yang menyebabkan kehancuran. Namun, sebagian juga meyakini bahwa untuk pembangunan fisik tidak harus menggunakan kambing kendit.


Tak sebatas itu, kambing kendit juga dianggap mampu memuluskan jalan seseorang yang ingin cepat kaya. Yakni, dengan jalur "Pesugihan" memberi makhluk harus persembahan berharga berupa kambing kendit. Bisa dikatakan kambing kendit merupakan salah satu bentuk tumbal yang paling disenangi oleh makhluk halus.


Seekor kambing kendit berjenis kelamin jantan dapat dihargai 3 hingga 11 kali lipat dari harga normal kambing yang seusia. Tergantung kualitas warna, kesehatan, dan kebutuhan pasar. Selain itu ternyata kambing kendit dari ras kambing jawa lokal jauh lebih mahal daripada kambing kendit dari ras lainnya semisal etawa. Sebab ada beberapa kalangan yang masih fanatik harus menggunakan kambing kendit dari ras jawa.




Komentar

Baca juga postingan berikut:

Contoh Visi dan Misi Pribadi

Hutangmu Menunjukkan Seberapa Besar Harga Dirimu

Ratusan Stiker WhatsApp Lucu, Konyol, dan Menarik

Arti SHP dalam Serial Anime One Piece

Ngeri! Indonesia Punya DENHARIN, Pasukan Elit dari Terelit yang Ditakuti Dunia

Pernah Dengar Istilah "Kotak Pandora"? Inilah Kisah di Baliknya

Visi dan Misi dalam Bekerja