Jadi Ingin Diajak ke KUA, Oppa Ganteng Korea ini Pakai Rompi Bertulis لَا إِلَٰهَ إِلَّا ٱللَّٰهُ مُحَمَّدٌ رَسُولُ ٱللَّٰهِ

KPopers pasti tak asing dengan salah satu orang ganteng bernama Lu Han (루한). Yups, dia adalah salah satu mantan saya. Eh maaf khilaf, maksud saya mantan anggota boy band Korean Pop (K-Pop).



Belakangan, para bucin oppa ganteng dari korea lagi dibuat gempar. Termasuk hati Gisel ini yang lagi sepi juga jadi mendidih. Bagaimana tak bikin geger, Lu Han mengenakan rompi yang bertulis لَا إِلَٰهَ إِلَّا ٱللَّٰهُ مُحَمَّدٌ رَسُولُ ٱللَّٰهِ. 



Oppa Luhan (sumber gambar)


Kalimat tauhid yang berbunyi lā ʾilāha ʾillā llāhu muḥammadun rasūlu llāhi itu terlihat jelas. Terpasang sebagai stiker bordir di bagian depan sebelah kiri rompi Luh Han. Saat ia menghadiri sebuah acara pada 1 Juni 2020.


Orang tak bisa baca bahasa arab pun pasti tahu kalau itu tulisan Islami. Apalagi bagi mereka yang terbiasa hidup di wilayah masyarakat Islam taat. Tentu hal itu bikin heboh publik tanah melayu.


Boom tagar (tanda pagar) #luhan meledak. Itu menjadi tranding dan berada di daftar puncak tren twitter negara Malaysia. Pada Selasa pagi tanggal 02 Juni 2020, setidaknya ada 36,9 ribu cuitan terkait itu.


Sayangnya, kesenangan Gisel atas tindakan Lu Han itu tak berbading lurus dengan para warganet. Tak sedikit yang mengungkapkan rasa kecewa padanya. Alasannya, memakai kalimat suci Islam bagi non muslim malah menjurus pada pelecehan.


Apalagi peletakan kalimat syahadat itu tidak pada semestinya. Yakni, berada di bawah dada. Sebagaimana diketahui bersama bahwa kalimat tauhid adalah sesuatu yang dihormati. Tidak bisa diletakkan sembarang posisi.


Mengetahui huru-hara nitizen, pemilik hak cipta SANKUANZ, merk rompi yang dipakai Lu Han telah menyatakan minta maaf. Secara resmi mengunggah di twitter bahwa stiker gaya metal di busana itu memang bagian dari karya design.




Arti dari tweet di atas kurang lebih "Kami telah meninjau kearifan lokal dari sejumlah latar budaya. Akan tetapi, disebabkan minimnya pengetahuan keislaman, kami telah menggunakan tulisan Syahadat secara tidak tepat pada desain kami. Kami teramat mohon maaf pada semua Muslim dan di kemudian hari kami akan lebih peka lagi."


Kalau Gisel sih berpikir optimis. Semoga Lu Han dapat hidayah. Berhijrah jadi muallaf lalu mengajak Gisel ke KUA. ha ha ha Ngarepnya kebangetan. Sekali-kali mimpi tak apa-apalah. Mumpung masih gratis.




Komentar

Baca juga postingan berikut:

Visi dan Misi dalam Bekerja

Ratusan Stiker WhatsApp Lucu, Konyol, dan Menarik

Contoh Visi dan Misi Pribadi

PENELITIAN KEPUSTAKAAN (LIBRARY RESEARCH)