Manfaat Tidur Berkualitas dan Cukup Bagi Kesehatan Kulit Wajah

Banjirembun.com - Tidur adalah kebutuhan biologis setiap makhluk hidup. Semua makhluk hidup pasti mengalami fase tidur. Termasuk hewan di lautan sekalipun, seperti ubur-ubur dan ikan.


Ternyata, tidur bukan cuma untuk mengistirahatkan badan tatkala capek maupun terkantuk. Selain untuk menyegarkan kembali badan, tidur juga berfungsi menjaga kesehatan kulit wajah.


Baca juga: Manfaat Penting Tidur Menggunakan Kaos Kaki Bagi Kesehatan


Alih-alih mengandalkan serum maupun berbagai produk perawatan kulit lainnya, justru hanya dengan tidur secara berkualitas dan waktu yang cukup nyatanya penting bagi kesehatan kulit.


Kekurangan tidur dapat meningkatkan jumlah produksi hormon kortisol. Jika terus bertambah maka zat protein pembuat kulit bertekstur kenyal dan halus (kolagen alami) bisa gampang rusak.


Kurang tidur disebut juga dapat mengakibatkan peningkatan hormon stres. Dengan itu, tubuh memproduksi lebih banyak glukokortikoid yang menyebabkan kelainan pada fungsi dan struktur kulit.


Terjadilah flek hitam serta peningkatan sensivitas kulit sehingga mudah mengalami peradangan yang berwujud psoriasis dan jerawat. Ketimbang terlanjur terkena, lebih baik mencegahnya dengan pola tidur sehat.


Begitu juga sebaliknya tidur yang cukup dan berkualitas, tubuh akan memproduksi banyak kolagen maupun hormon pertumbuhan. Keduanya bertugas memperbaiki sel serta jaringan kulit.

Ilustrasi tidur berkualitas dan cukup (sumber gambar)

Selama durasi tidur badan manusia tetap bekerja untuk memulihkan dan memperbarui diri (regenerasi). Tentunya racun-racun (termasuk di kulit) ikut dihilangkan juga melalui mekanisme tidur.


Bisa dibilang, terlelap di malam hari selama 6 hingga 8 jam merupakan kebiasaan yang sangat baik. Bukan cuma sanggup menangkal berbagai risiko penyakit kronis, utamanya di masa menjelang pensiun nanti, tetapi pula bagi kecantikan kulit.


Desain bawaan tubuh manusia memang diatur untuk beraktivitas secara aktif di siang hari dan istirahat total di malam harinya. Oleh sebab itu, terlalu banyak tidur di pagi hingga sore malah berdampak buruk.


Bagaimanapun, jam tidur di malam hari yang berkualitas serta cukup, menjanjikan hasil yang memuaskan. Membuat kulit wajah menjadi sehat dan cantik. Semuanya itu didapat dengan alami, murah, dan mudah.


Tidur yang tepat seperti di atas dapat terhindar dari mata panda. Yakni, lingkaran hitam di bawah mata sebagai tanda khas dari individu yang tak memperoleh jam tidur layak di malam hari.


Kurang tidur membuat kelopak mata bawah nampak berkantong atau bengkak. Selain itu, seluruh permukaan wajah juga nampak pucat dan kusam. Bila terus-menerus mengalami kurang tidur berdampak ada garis-garis halus di kulit.


Tak sekadar itu, tidur berkualitas dan cukup ikut berperan dalam mencegah cekungan pipi dan kulit kering. Penyebab utamanya lantaran kurang tidur berakibat pada terjadi dehidrasi maupun kelelahan.


Dehidrasi bukan melulu disebabkan oleh kurang minum dan berkeringat. Sebuah penelitian memperlihatkan bahwa pola tidur yang salah atau tak teratur sangat berisiko mengalami dehidrasi.


Ujung-ujungnya tidur yang kurang dapat mempengaruhi performa kulit sehingga terlihat menua sebelum waktunya. Kulit wajah menjadi kehilangan elastisitas akibat dehidrasi.


Untuk mengalami dehidrasi tersebut butuh waktu sekitar 6 hari saja kekurangan tidur. Jadi, kalau begadang selama 2 atau 3 harian belum tentu langsung mengalami kehilangan cairan tubuh.


Sudah umum diketahui juga bahwa kurang tidur di malam hari mampu bikin muncul jerawat. Setidaknya terserang rosacea, yaitu penyakit kulit wajah yang gejalanya berupa kulit kemerahan disertai bintik-bintik mirip jerawat.


Intinya, sebagaimana yang telah dibahas pada artikel-artikel sebelumnya di situs ini disimpulkan tidur berkualitas dan cukup ditemukan banyak manfaat atasnya. Bukan melulu untuk kulit wajah tetapi seluruh tubuh.


Agar tidur berguna secara optimal bagi kesehatan dan kecantikan disarankan pakai seprai dan sarung bantal yang bersih serta lembut. Terutama bagi pemilik kulit sensitif sehingga mudah berjerawat maupun yang posisi tidurnya kerap miring dan tengkurap.


Baca juga: Untung Rugi Tidur Siang Bagi Kesehatan


Gesekan pada bantal dan seprai kualitas sembarangan bakal menciptakan gesekan kasar. Alhasil, berisiko timbul banyak peradangan ringan pada kulit. Akhirnya terjadi eksim (ruam), jerawat, atau kondisi gangguan pada kulit lainnya.


Perangkat tidur yang kurang memadai membikin minyak di permukaan kepala terserap ke kasur. Begitu pula bakteri atau mikroorganisme lainnya ikut menumpuk di sarung bantal dan seprai.


Komentar