Ciri-ciri Orang yang "Terpaksa" Akan Menjadi Kaya Raya


Siapa sih yang tak ingin hidup berkecukupan? Punya sejumlah harta yang cukup untuk menjalani hidup layak bahkan mewah selama beberapa tahun ke depan. Uang memang bukan segalanya. Uang tak akan dibawa mati. Tapi hidup tanpa punya uang rasanya sakit setengah mati. Memang benar kita tak boleh menuhankan uang. Tapi menolak memperjuangkan mencari uang adalah kebodohan.




Banyak yang berpedoman bahwa kekayaan akan terjamin bisa diraih bila seseorang menjadi keturunan orang kaya. Modal harta dari orang tua bukanlah jaminan seseorang akan menjadi kaya raya. Kebanyakan yang ada keturunan orang kaya hanya mampu mempertahankan kekayaan warisan orang tuanya. Akan tetapi tak mampu meningkatkannya secara drastis. 




Siapapun dan bagaimanapun latar belakangnya bila punya mimpi, keyakinan, tekat, dan konsisten berusaha tanpa putus maka mereka berpeluang besar memperoleh apa yang diharapkan. Termasuk menjadi orang kaya sekalipun. Oleh sebab itu buanglah rasa minder dan pesimis. Ubahlah diri dan pupuk potensi supaya mampu memantaskan diri untuk memiliki kekayaan. Yups, jadilah orang yang "pantas" kaya.

Ilustrasi orang yang terpaksa kaya (sumber gambar)


Berikut ini beberapa ciri orang yang ditakdirkan terlanjur kaya. Disebabkan mereka memiliki beberapa persyaratan menjadi orang kaya. Seakan mereka tak mampu menolak ketentuan itu. Di antaranya sebagai berikut:


1. Punya pola pikir benar

Bila kalian berpikiran bahwa kalian tak pantas menikmati kemewahan atau tak pantas menjadi orang kaya maka selama itu pula kalian dijamin tak akan pernah jadi orang kaya. Rubahlah mindset seperti itu. Segeralah sadar bahwa siapapun berhak dan pantas untuk menjadi orang kaya. Sebab seseorang bisa menjadi kaya bukan karena hanya menggunakan strategi dan taktik. Lebih dari itu mereka selalu menjaga pola pikir yang benar.


Tidak menggunakan gelar pendidikan atau gelar keturunan bangsawan saat ingin mencari uang merupakan cara yang sering dilakukan oleh orang kaya. Sebab mayoritas penghasilan yang didapat secara langsung dari mengandalkan ijazah, seberapa banyak pun penghasilannya tetap ada batasnya. Adapun bila berusaha sendiri mengembangkan usaha maka peluang mendapatkan penghasilan tak terbatas terbuka lebar.


Ciri orang yang akan menjadi kaya sejati ialah meski mereka berjuang keras mencari uang tapi tetap tahu bahwa kebahagiaan sejati bukan dari uang semata. Baginya berusaha dan berkarya untuk mencapai hasil tertentu sesuai target merupakan kebahagiaan. Mereka sangat menikmati usahanya. Baginya uang yang didapat adalah hadiah. Syukur-syukur hadiah yang didapat itu bernilai besar.


Tubuh dan jiwa yang sehat tetap menjadi prioritas mereka. Keluarga yang utuh, bahagian, dan harmonis menjadi kunci utama mereka untuk mengembangkan usaha. Mereka tak akan mengorbankan kesehatan maupun keluarga demi meraup pundi-pundi uang. Mereka juga hidup dengan wajar seperti orang lainnya. Butuh rekreasi ke tempat wisata bersama keluarga. Tentu bukan biasa. Mereka sesekali tak akan menolak untuk bersenang menikmati hasil jerih payah.



2. Punya kebiasaan yang jarang dimiliki kebanyakan orang

Ciri pola pikir orang yang akan kaya lainnya ialah mereka lebih mengutamakan kerja daripada bicara dan hanya berangan-angan. Bila mereka bicara, lebih banyak mengungkap tentang apa yang sudah dilakukan dan apa yang sedang (masa proses) dilakukan. Dengan kata lain orang kaya jarang sekali berbicara masalah hal-hal yang belum dilakukan sama sekali. Pantang bagi mereka itu melakukan itu.


Orang yang kelak akan menjadi kaya ialah mereka yang mau belajar. Menjadi manusia pembelajar. Mempelajari apapun itu yang terkait dengan bidang usaha yang mereka minati. Kebiasaan belajar itu membuat mereka malah akan tertantang bila ada hal-hal yang baru atau yang telah berubah. Mereka tidak akan fanatik apalagi menyombongkan diri untuk terus memilih cara lama yang selama ini mereka gunakan.


Orang yang kelak "terlanjur" kaya memiliki kebiasaan unik. Mereka punya prinsip untuk tidak menggunakan cara-cara instan atau jalan pintas dalam memulai proses usahanya. Bagi mereka segala hal apapun itu butuh proses. Tidak boleh mengundi nasib dengan melakukan hal-hal yang konyol. Pun juga tidak akan merasa cepat puas terhadap proses yang sudah diraih. Mereka ingin menanjak naik secara terus-terusan dan terus hingga batas kemampuannya.




Ciri orang yang terpaksa menjadi kaya raya di masa mendatang lainnya ialah tidak takut membuat kesalahan. Mereka akan terus mencoba dan mencoba hingga akhirnya menemukan celah jalan menuju sukses. Mereka selalu mampu bangkit lagi dari kegagalan. Dengan kesalahan yang sering mereka buat membuat mereka menjadi belajar. Lalu merubah diri untuk menjadi seseorang yang "baru" yang lebih meningkat spek-nya. Mereka gemar meng-upgrade diri mereka sendiri ke level yang lebih tinggi.


3. Manajemen yang unggul

Selain mampu memanajemen dirinya sendiri, orang yang kelak akan menjadi orang kaya juga mampu memanajemen usahanya dengan baik. Mereka mampu mengelola usahanya dengan baik. Bila mereka merasa lemah di bidang tertentu maka tak akan ragu memperkejakan atau bekerjasama dengan orang lain. Misalnya saat mereka merasa lemah dalam bidang manajemen keuangan dan perencanaan maka mereka akan menghubungi konsultan di bidang tersebut.


Mereka juga mampu menggerakan orang lain untuk menyukseskan visi misi usahanya. Mampu menterjemahkan visi dan misi itu ke dalam bahasa yang mudah dipahami oleh anak buahnya. Sosok manajer handal melekat pada diri mereka sehingga sulit bagi pihak pesaing menjegal usahanya. Sebab mereka punya komunitas unggul yang mampu mereka "pegang" dan arahkan. Bila suatu saat terjadi apa-apa komunitas itulah yang akan mem-backup.


Orang yang akan kaya biasanya juga mampu memanajemen berbagai jenis usaha yang mampu menghasilkan rupiah. Mempunyai berbagai macam sumber pendapatan. Mereka memiliki sumber penghasilan yang sangat beragam. Misalnya sumber uang dari pekerjaan tetapnya, lalu dari usaha atau bisnisnya, dan dari sumber investasi secara langsung maupun tidak langsung. Investasi itu bisa dengan cara membeli saham, emas, hingga membeli aset tak bergerak seperti tanah atau ruko.






Komentar

Baca juga postingan berikut:

Contoh Visi dan Misi Pribadi

Ratusan Stiker WhatsApp Lucu, Konyol, dan Menarik

Tanya Jawab Tentang Filsafat Pendidikan Islam dan Upaya Pembaruan Pendidikan Islam

Visi dan Misi dalam Bekerja

Pernah Lihat Angka 354 atau 313 di Warung? Itu Kode Angka Organisasi Keagamaan Indonesia

Arti SHP dalam Serial Anime One Piece