Merasa Diremehkan Orang Lain? Ini Cara Mengatasinya

Banyak alasan kenapa orang lain meremehkan kalian. Bisa saja kalian dianggap lemah dan tak mampu untuk memperoleh capaian tertentu. Bisa juga kalian "sengaja diremehkan" sebagai strategi untuk menjatuhkan mental kalian. Sebab dia iri atau takut ketika kalian suatu saat berhasil mencapai target yang memukau. Akibatnya rasa sakit hati dan kesal menimpa kalian.


Apapun itu alasannya, orang yang memandang sebelah mata terhadap orang lain sungguh tidak mengenakkan. Tidak hanya menyebabkan hati gagal bahagia dan riang tapi juga bisa menjadi faktor terganggunya kinerja kalian. Oleh sebab itu kami ingin memberikan cara agar orang lain kapok meremehkan lagi. Tanpa harus unjuk kemampuan atau unjuk hasil kerja secara berlebihan.









Di antara cara-cara yang dapat dilakukan ketika diremehkan oleh orang lain adalah sebagai berikut:


1. Pahami cara pandang remeh dia pada kalian

Cara pandang remeh seseorang terhadap orang lain merupakan perilaku yang bersifat pribadi dan tendensius (subjektif). Misal pun cara pandang remeh itu secara objektif (sesuai fakta) seharusnya mereka punya tolok ukur dan punya data yang terpercaya. Misalnya karena kalian lemah dalam bidang olah raga. Seharusnya mereka "hanya" meremehkan dalam bidang olah raga saja. Tidak boleh memukul rata sehingga memandang remeh keseluruhan diri orang lain.


Kenyataannya, kadang seseorang mengungkit kelemahan kalian di atas itu di waktu dan tempat yang salah. Tidak ada kaitannya dengan masalah yang sedang dibahas. Bila cara pandang orang lain seperti itu pada kalian maka tinggalkan dia. Sebab dia hanya mencari kelemahan tapi tak menghargai kelebihan. Fokuslah untuk berprestasi pada bidang yang menjadi bakat dan kelebihan kalian. Memang itu akan memakan waktu untuk menunjukkan prestasi kalian.


2. Tingkatkan kualitas diri

Di tengah orang lain sibuk meremehkan kalian maka akan lebih baik bila kalian tidak disibukkan meladeni mereka. Malah lebih bagus lagi bila kalian sibuk mengikuti pelatihan baik secara mandiri maupun berbayar yang bisa meningkatkan kemampuan. Jangan sekali-kali membiarkan untuk berdiam diri ketika kalian sadar ternyata di bidang itu bisa berkembang pesat. 

Ilustrasi sedang berjuang membuktikan diri (sumber gambar)


Bolehlah orang lain meremehkan kalian dalam bidang tertentu. Namun buktikan prestasi gemilang kalian pada bidang lain. Dengan itu berangsur-angsur bila mereka orang waras maka mereka tak akan meremehkan kalian lagi. Misalnya kalian lemah dalam bidang olah raga tapi ternyata kalian bakat dalam bidang bernyanyi. Dengan bernyanyi itu pula kalian bisa mengembangkan karir lalu punya penghasilan yang hasilnya lebih dari cukup untuk hidup layak.


3. Jangan terpancing dengan iramanya


Adakalanya orang lain meremehkan kalian supaya kalian melakukan reaksi yang konyol. Misalnya marah, ngambek, balas mengritik atau semacamnya. Mereka akan puas bila kalian terjebak pada kubangan perdebatan tiada henti. Padahal di saat itu mereka juga sedang asyik mengembangkan diri. Sedang kalian hanya berkutat pada banyak bicara tapi minim aksi.









Biarlah anjing menggonggong tapi kafilah harus tetap berlalu. Hidup ini sungguh tiada berarti bila kalian hanya meladeni orang-orang yang sebenarnya tak punya kepedulian sosial. Berhentilah berkomentar tentang mereka. Banyaklah bertindak. Orang akan menghargai orang yang memilih untuk bertindak dari pada orang yang hanya bicara tapi tak keluar uangnya. Segeralah bekerja.


4. Hilangkan ketergantungan

Orang lain meremehkan kalian bisa jadi karena hidup kalian tergantung pada orang tua, juragan, pemberian orang lain, atau semacamnya. Tunjukkan sikap mandiri. Baik secara finansial maupun pemikiran. Jangan sampai kesan sebagai anak mama atau tangan kanan juragan terlalu melekat pada kalian. Sebab dengan itu kalian masih dianggap belum dewasa dan belum matang untuk hidup bebas dan mandiri.


Jangan pula terlalu bergantung pada teman saat terjadi masalah. Sedikit-sedikit menyerah, mengeluh, lalu meminta bantuan pada orang lain. Terlebih lagi bila masalah yang sedang dihadapi itu adalah masalah remeh temeh. Orang yang semacam itu akan dianggap lemah sehingga ujung-ujungnya akan diremehkan oleh orang lain. Oleh sebab itu, latihlah diri agar tidak "latah" merengek ketika berbagai jenis masalah menerpa kalian.


Siapapun tidak ada yang suka ketika merasa diremehkan. Boleh merasa kurang nyaman. Namun jangan sampai berlarut-larut  hinggaa muncul rasa dendam dan sakit hati. Itu bukanlah cara yang tepat untuk pengembangan diri. Yakinlah suatu  saat kalian pasti akan bisa menjadi orang yang tak pantas lagi diremehkan. Syaratnya, terus bangkit ketika keterpurukan menerpa. Selalu mencoba dan melangkah saat orang lain sibuk meremehkan kalian.


Sekian tulisan ini dibuat. Terima kasih telah membaca. Mohon maaf atas segala kekurangan. Semoga bermanfaat.





Komentar

Baca juga postingan berikut:

Contoh Visi dan Misi Pribadi

Ratusan Stiker WhatsApp Lucu, Konyol, dan Menarik

Tanya Jawab Tentang Filsafat Pendidikan Islam dan Upaya Pembaruan Pendidikan Islam

Visi dan Misi dalam Bekerja

Pernah Lihat Angka 354 atau 313 di Warung? Itu Kode Angka Organisasi Keagamaan Indonesia

Arti SHP dalam Serial Anime One Piece