5 Penyebab Insomnia dan Solusinya

Insomnia merupakan suatu gejala gangguan badan dan psikologi yang berupa sulit tidur nyenyak atau bahkan sekadar memulai tidur saja susah. Sejumlah efeknya yang sering terjadi yaitu merasa kurang istirahat, mengantuk, emosional, lemas/loyo, hingga hilang konsentrasi.

Banjirembun.com

Tidak berlebih ketika dikatakan gangguan tidur dapat menyebabkan terjadinya gangguan tubuh dan jiwa. Sebab porsi tidur yang diperlukan tidak terpenuhi. Terutama bagi manusia berusia produktif yang butuh cukup istirahat setelah beraktivitas banyak.

Memulai tidur seharusnya tidak hanya saat mulai mengantuk. Namun, di jam malam yang sudah jadi kebiasaan awal tidur juga sebaiknya segera terlelap. Memang bagi sebagian orang saat tidak mengantuk butuh waktu untuk ke alam mimpi. Namun, bagi sebagian lain dengan cepat dapat tertidur.


Baca: Tiga Macam Mimpi Menurut Rasulullah SAW, Berikut Cara Menyikapi dan Contohnya


Sebelum mengetahui bagaimana Cara Ampuh Mengatasi Insomnia (Susah Tidur), lebih baik pahami dulu sebab-sebab seseorang bisa terkena insomnia.


1. Gangguan Kesehatan

Kondisi gangguan pada tubuh yang mengalami sakit baik itu parah atau tidak kadang kala membuat insomnia. Apalagi bagi mereka yang tidak dalam perawatan di rumah sakit. Sebab, saat pasien mengalami gejala sulit tidur biasanya perawat akan memberi obat tertentu agar mudah memejamkan mata.

Ilustrasi susah tidur (sumber gambar)

Kadang hidung meler, sakit kepala, bersin, dan batuk sebagai gejala flu sudah cukup membuat orang kesulitan tidur. Insomnia jenis itu disebut dengan insomnia sekunder. Yakni, insomnia yang disebabkan gangguan kesehatan, alergi, minum obat, dan alkohol. Selain flu, mag juga kerap jadi penyebab.


Solusinya ialah jaga kesehatan. Caranya olah raga yang cukup. Minum air putih cukup sebelum tidur. Minum obat dari resep dokter. Bisa juga menghirup aroma terapi dari minyak kayu putih dan minyak ekaliptus sebelum tertidur. Dengan begitu, tubuh akan bekerja normal dan tahu saatnya istirahat.


2. Gangguan Kejiwaan

Ketika kalian amati orang gila sangat jarang tidur. Bisa dikatakan masalah kejiwaan dapat mempengaruhi kualitas tidur. Sebaliknya, orang yang kurang tidur dapat menyebabkan gangguan jiwa walau tidak parah. Solusinya cukupkan durasi tidur yang berkualitas.


Dalam keadaan cemas, panik, takut, delusi-halusinasi, depresi, stres, hingga gangguan suasana hati lain membuat orang susah tidur. Khusus bagi cewek biasanya saat PMS (Pre-Menstrual Syndrome) suasana hati bakal sensitif. Mudah lelah dan cepat marah. Akibatnya tentu juga insomnia.


Solusinya lakukan meditasi dan yoga supaya pikiran jadi lebih tenang. Bisa juga sebelum tidur melakukan motivasi, renungan, membangkitkan pikiran positif, hingga membuat kontemplasi untuk memaafkan diri maupun orang lain. Buat pikiran kalian jadi plong dan tidak lagi membawa beban.

Kalian juga bisa mendengarkan ceramah dan musik sebagai pengantar tidur. Teramat dilarang membuka media sosial sebelum tidur. Selain akan membuat jiwa kalian goyah akibat postingan orang lain yang bikin risih, juga dapat membuat kalian lupa waktu. Lebih-lebih bermain game dan membaca tulisan berbau politik.

Banjir Embun

3. Lingkungan

Lokasi tempat tinggal sangat penting untuk diperhatikan. Tidak hanya strategi tapi juga yang mampu membuat jiwa damai. Jauh dari pusat keramaian dan hiburan yang penuh kebisingan. Memang bisa disiasati dengan menempatkan peredam suara. Tapi tentu itu tambah merepotkan.


Faktor lainnya ialah suasana tempat tidur tidak nyaman. Sebut saja seperti udaranya panas, banyak nyamuk, kotor, berantakan, kasur tidak empuk, dan masalah lain. Anggota keluarga lain yang berisik dan mendengar TV atau musik dengan suara keras juga dapat menyebabkan insomina.


Solusi yang dapat diambil yaitu bersihkan dan tata kamar kalian sedemikian rupa satu jam sebelum tidur. Ketika udara panas buka jendela atau pasang mesin pendingin. Beri "jaring" pada jendela dan angin-angin supaya nyamuk tidak masuk. Matikan atau nyalakan lampu sesuai dengan kenyamanan. Saran saja, matikan lampu dan semua perangkat elektronik sebelum tidur.


4. Pola hidup

Tetapkan dan biasakan pola tidur sehat. Tentukan jadwal tidur sesuai dengan kebutuhan alami manusia. Yakni, tidur saat malam hari selama 7-8 jam. Bukan separuh-separuh atau malah berkebalikan. Tak hanya itu, sebelum tidur pastikan tidak memasukkan apapun ke perut selain air putih.


Peminum kopi berat dan perokok biasanya akan mengalami insomnia akut hingga berlarut-larut. Apalagi tetap saja dilakukan hingga menjelang tengah malam. Dua hal itu akan memicu jantung dan otak untuk terus bekerja. Akibatnya rasa kantuk tak akan muncul dengan mudah.


Solusinya ialah buat jadwal istirahat, minum kopi, merokok, dan makan secara rutin. Pastikan itu jadi kebiasaan yang tak akan dilewatkan tiap harinya. Perlu ditambahi pula sebelum tidur sikat gigi lebih dulu. Itu akan membuat area mulut menjadi nyaman tanpa ganjalan.


5. Semangat Tinggi

Semangat, merasa bergairah, dan motivasi tinggi banyak faktornya. Contoh paling mudah saat jatuh cinta. Orang yang sedang jatuh cinta akan sulit tidur. Apalagi bagi remaja yang masih merasakan cinta pertama. Produksi hormonnya akan sangat tinggi.

Banjir Embun

Bukan hanya itu saja. Orang yang sedang mengejar target, harapan, dan mimpi juga bisa terserang insomnia. Mereka akan bersemangat untuk kerja lembur bahkan saat di rumah. Bagi mereka waktu ialah barang berharga. Senyampang masih mampu dilakukan akan terus dilakukan.


Solusinya ialah menuliskan surat ketika jatuh cinta atau ungkapkan langsung agar tak berlarut-larut. Bila tak memungkinkan buatlah karya puisi, cerita, lagu, lukisan, atau yang lainnya terkait luapan hati kalian. Dengan itu, berangsur-angsur perasaan kalian akan terkendali kembali.


Sedangkan bagi kalian yang sedang kecanduan kerja (workaholic) untuk sementara lanjutkan dengan takaran tepat. Tak ada salahnya sesekali bekerja hingga larut. Selain untuk menjadi pengalaman juga untuk mengetahui sejauh mana batas kalian secara fisik dan mental.


Namun demikian, sebelum menerapkan hal di atas lebih baik baca dulu tulisan kami berjudul "Kenali Sindrom Workaholic: Arti, Ciri-ciri, Sebab, Akibat, dan Cara Mengatasinya". Di sana, kalian akan mengetahui sisi positif dan negatifnya kecanduan pekerjaan.


Setelah membaca artikel ini semoga kalian jadi tahu tentang pentingnya tidur. Serta frekuensi (tingkat keseringan) insomnia semakin rendah dalam tiap bulannya. Dengan begitu diharapkan kualitas hidup jadi lebih baik. Aamiin


Komentar

Baca juga postingan berikut:

Link Grup WA Terbaru 2020

Visi dan Misi dalam Bekerja

Kumpulan Group WhatsApp Berbagai Komunitas Koleksi *Banjir Embun*

Ratusan Stiker WhatsApp Lucu, Konyol, dan Menarik

Contoh Visi dan Misi Pribadi

PENELITIAN KEPUSTAKAAN (LIBRARY RESEARCH)