Ternyata Sidik Jari Orang Mati Tidak Bisa untuk Membuka Kunci Fingerprint Ponsel

Bagi kalian yang ingin merahasiakan semua hal yang tersimpan rapat di ponsel sungguh tulisan ini akan memberi jawaban. Apalagi yang tetap ingin merahasiakan isi ponsel pada siapapun setelah meninggal. Tak perlu khawatir, nyatanya sidik jari orang mati tak bisa membuka kunci ponsel.


Serta bagi kalian yang sok misterius. Namun, sebenarnya isi HP kalian masih ingin diketahui orang terdekat dan terpercaya lebih baik perhatikan pula ulasan ini. Dengan itu, kalian akan mulai berpikir ulang lagi untuk menggunakan sidik sebagai pengaman atau bakal lebih memilih mode keamanan lain.

Alasan Sidik Jari Orang Mati Tak Bisa Buka Ponsel

Ada sebuah kasus pembunuhan yang dilakukan di negara Amerika. Akhirnya dua detektif melakukan penyelidikan. Salah satu langkah awal mengumpulkan informasi dengan cara mengorek isi handphone korban. Akhirnya kedua detektif itu mendatangi rumah duka sebelum mayat disemayamkan.

Ilustrasi keamanan sidik jari ponsel (sumber gambar)

Mereka mencoba membuka kunci sidik jari ponsel korban menggunakan jarinya yang telah memucat putih. Tindakan seperti itu merupakan legal di Amerika Serikat. Kendati sudah diberi izin keluarga mendiang tapi di luar dugaan telepon seluler tidak bisa dibuka dengan berkali-kali cobaan.


Dilansir dari Detik, menurut Anil Jain seorang profesor dan ahli komputer dari Universitas Michigan makin lama seseorang meninggal bakal semakin sulit membuka ponsel pintar yang terkunci dengan sidik jari. Hal itu lantaran sebagian besar smartphone mengandalkan konduksi listrik untuk keamanan.


Cara kerja pengamanan sidik jari kebanyakan menggunakan konduksi listrik yang sumbernya dari tubuh manusia. Sebagaimana yang diketahui, badan manusia merupakan medan listrik alami. Listrik dalam frekuensi rendah itu berperan untuk mengatur berbagai fungsi organ mulai dari otak hingga jantung.


Listrik yang mengalir dalam tubuh itulah "direkayasa" untuk dapat membuka scanner fingerprint. Dengan adanya listrik di badan itu, sensor mampu mengenali pola pada tonjolan sidik jari yang bentuknya berupa garis-garis unik. Artinya, tanpa aliran listrik alami tersebut sidik jari tak bisa dibaca.


Tatkala seseorang meninggal, aliran listrik dalam badannya terus mengalami degradasi. Akibatnya scanner tak mampu mengenali pola atau alur garis-garis unik sidik jari. Barangkali beberapa menit setelah meninggal energi listrik masih tersisa di tubuh sehingga masih dapat untuk membuka.


Dari sini dapat diketahui bahwa sidik jari orang yang mati tidak berubah bentuknya. Faktanya sidik jari orang meninggal tidak dapat digunakan membuka ponsel lantaran mayatnya kehilangan konduktansi listrik. Akibatnya alat pemindai sidik jari tidak dapat membaca polanya. Sayangnya, tidak semua fingerprint memanfaatkan listrik untuk keamanannya.


Komentar

Baca juga postingan berikut:

Ratusan Stiker WhatsApp Lucu, Konyol, dan Menarik

Link Grup WA Terbaru 2020

Contoh Visi dan Misi Pribadi

Pernah Lihat Angka 354 atau 313 di Warung? Itu Kode Angka Organisasi Keagamaan Indonesia

Visi dan Misi dalam Bekerja