5 Ciri Orang Sok Sibuk, Kenyataannya Tak Punya Banyak Kerjaan

Perilaku manusia itu sangat beragam. Ada yang tingkahnya sesuai umumnya manusia. Akan tetapi ada pula yang unik. Sungguh tak menyenangkan bagi mereka ketika ulah aneh itu diketahui banyak orang. Lalu dijadikan bahan gunjingan.

Banjirembun.com

Barangkali bagi yang lain mungkin mampu menyimpan rahasia, bersandiwara, dan betah dalam penuh kepura-puraan. Dengan begitu kebiasaan yang nyatanya tak bernilai dan bermutu bisa dipoles seolah-olah sesuatu berdaya guna.

Sedang bagi pihak lainnya tidak jago menutup-nutupi. Ia bertingkah apa adanya. Menuruti apa yang diinginkan. Tak punya pekerjaan jadinya menganggur. Diam saja tak ke luar. Namun, ketika ingin ke luar rumah begitu saja meluncur.


1. Datang Terlambat

Bagi orang sok sibuk, siapapun yang datang tepat waktu atau bahkan lebih awal dikatakan orang tak punya kerjaan. Sebab, kalau dia sibuk pasti jadwal kegiatannya padat. Akibatnya untuk mendatangi acara tertentu jadi terlambat.


Saat mendatangi cara seminar, nikahan, sunatan, pengajian, kajian, tahlilan, yasinan, sholawatan, hingga ketika janjian pun telat. Sesibuk-sibuknya orang seharusnya ia cerdas dalam manajemen waktu. Kalau pintar mengatur pasti itu tak terjadi.


2. Tidak Efektif dan Efisien dalam Kerja

Pekerjaan yang seharusnya dapat dituntaskan dalam sehari malah memakan waktu 5 hari. Tentu selain karena malas dan tidak cerdas dalam mengerjakan sehingga molor, juga ada kesengajaan. Supaya terlihat sibuk padahal cuma "sampah".


Pribadi berintegritas, totalitas, dan profesional tak akan membuang-buang waktu. Ia mampu mengerjakan semua pekerjaan secara efisien (hemat dan tepat waktu) dan efektif (berpengaruh besar dan tepat sasaran).


3. Bangga pada Kesibukannya

Orang-orang yang produktif (menghasilkan) tidak akan fokus pada kebanggaan dan pujian dari orang lain. Ia tertuju pada proses, pengembangan, berlatih, dan berkarya. Tanpa terlalu peduli pada pujian dan kebanggaan sebagai orang sibuk.


Adapun orang sok sibuk terlalu narsis dan membanggakan diri karena punya aktivitas banyak. Padahal walau kelihatannya sibuk ternyata itu semua tak produktif. Orang produktif dalam satu hari menghasilkan angka 10. Sedang dia cuma 5 atau 6.


4. Menunda-nunda Tugas dan Kewajiban

Saat ada waktu luang cukup, bukannya digunakan untuk menyelesaikan tugas dan kewajiban justru "bersandiwara". Alhasil saat tenggat waktu (jatuh tempo) mendekati tiba ia terlihat terburu-buru dalam bekerja.


Tak jarang meminta waktu tambahan untuk menuntaskan pekerjaan tersebut. Dengan banyak alasan. Penuh memelas. Itu semua cuma trik supaya dia terlihat punya banyak aktivitas sehingga tak punya waktu cukup. Bahkan untuk urusan kerja.


5. Tak Punya Prioritas Kerjaan

Orang sok sibuk tidak dapat membedakan mana kewajiban serta mana tanggung jawab. Tak dapat menentukan mana yang harus didahulukan dan mana yang bisa diundur. Semua dicampur aduk. Padahal sungguh itu mudah dipisah.

Orang sok sibuk tak punya prioritas kerjaan (sumber gambar)


Begitu pula dalam urusan pribadi. Selalu mengaitkan kesibukan pribadi dengan urusan kantor. Sebaliknya, saat di rumah mengaitkan kesibukan kantor dengan di rumah. Bukannya ia seharusnya tahu risiko jadi pekerja kantoran.


Komentar

Baca juga postingan berikut:

Link Grup WA Terbaru 2020

Visi dan Misi dalam Bekerja

Kumpulan Group WhatsApp Berbagai Komunitas Koleksi *Banjir Embun*

Ratusan Stiker WhatsApp Lucu, Konyol, dan Menarik

Contoh Visi dan Misi Pribadi

PENELITIAN KEPUSTAKAAN (LIBRARY RESEARCH)