Ingin Masuk Surga, Tapi Terkena Masalah Begini Saja Sudah Mengeluh

Banjirembun.com - Masuk surga itu tidak mudah. Mau tingkatan surga yang seberapa pun tetap sulit. Apalagi surga firdaus, ditambah sebelum masuknya tanpa didahului dengan hisab (perhitungan amal) maupun azab (siksaan). Proses masuk begitu lancar tanpa hambatan. Sungguh itu impian orang -orang saleh, alim, dan beriman.


Nabi dan Rasul pun untuk masuk surga juga butuh pengorbanan. Banyak cobaan, musibah, masalah, ujian, atau rintangan yang mereka hadapi. Bisa dikatakan surga itu tempatnya orang yang penuh perjuangan saat di dunia. Surga tak diberikan pada orang yang menempuh jalan sesat dan salah ketika dia menyelesaikan masalah hidup.

Semasa hidupnya para penghuni surga kebanyakan mereka pernah dizalimi. Baik secara fisik maupun batin. Sebut saja mereka tetap kuat iman meski difitnah, dikhianati, di adu domba, dihina, diremehkan, hingga dilukai jiwa serta raganya. Itu terjadi tak cuma sekali dua kali dan dilakukan sedikit orang. Justru sering dan banyak orang yang menjahatinya.

Ilustrasi orang mengeluh (sumber gambar)


Dari kenyataan di atas, teramat aneh tatkala ada orang yang ingin masuk surga tapi mudah mengeluh di waktu masalah ringan menerjang. Baru saja difitnah oleh satu orang. Baru saja dizalimi hanya oleh satu orang. Namun, emosi sudah bergemuruh ingin meluapkan. Seakan lupa atau mungkin tak sadar bahwa barangkali itu cara Allah memantaskan manusia masuk surga.


Ingatlah bahwa semua atas kehendak Allah. Tidak mungkin orang tergerak menzalimi kalau Allah SWT tak mengizinkan. Tak mungkin pula ada orang di sekitar yang membenci dan dengki pada kalian kalau Allah tak menggerakkan hatinya untuk berbuat tercela. Bersabarlah lantas hadapi masalah itu dengan penuh keridhoan pada takdir yang telah berjalan.


Komentar

Baca juga postingan berikut:

Ratusan Stiker WhatsApp Lucu, Konyol, dan Menarik

Contoh Visi dan Misi Pribadi

Link Grup WA Terbaru 2020

Visi dan Misi dalam Bekerja

Pernah Lihat Angka 354 atau 313 di Warung? Itu Kode Angka Organisasi Keagamaan Indonesia