Satu Lagi ini yang Bikin Takjub, Bukti Negeri China Peduli pada Generasi Penerus Bangsa

Banjirembun.com - Negeri Tiongkok memang terkenal sebagai negara komunis. Sebuah ideologi yang tak cuma mengatur ketat masalah ekonomi tapi juga mengintervensi rakyatnya pada aspek kehidupan lain. Mulai dari aturan alokasi jumlah jam dalam bermain game bagi anak-anak hingga mengatur masalah tren mukbang (makan besar) di internet.


Baca juga: Kafir Tapi Islami, Dua Bukti Negara China Peduli pada Generasi Muda yang Menerapkan Pencegahan dan Antisipasi Ketat


Baru-baru ini Lembaga Siber China (CAC) melarang para selebriti maupun orang terkenal di medsos memamerkan gaya hidup mewah di dunia maya. Kampanye pelarangan tersebut bakal digencarkan dalam sebulan ke depan. Salah satu tujuan utamanya yaitu memerangi penyalahgunaan media sosial yang dapat menimbulkan "kerusakan" tatanan sosial.

Akun-akun medsos idola tersebut  dianggap sebagai pemuja uang. Dikhawatirkan itu bakal diikuti oleh para pengikut (fans) tanpa memperhatikan kondisi sosial. CAC bakal mencegah akun-akun selebriti yang tak resmi serta tidak mempunyai moralitas dalam menggaungkan postingannya maupun saat menyelenggarakan acara online.


CAC akan mengawasi dengan ketat terhadap iklan maupun konten di berbagai platfrom media sosial sebagai bentuk kampanye "membersihkan" sumber virus penyakit sosial. Lembaga tersebut berperan pula dalam fokusnya menyapu tindakan bullying di internet dan penyebaran rumor (isu). Pengawasan itu dilakukan pada semua umur termasuk pada generasi muda penerus bangsa.


Peraturan di atas melarang penuh influencer dan selebritis memperlihatkan  atau pamer kemewahan dalam bentuk apapun di media sosial. Mereka wajib mengikuti aturan publik serta adat istiadat yang baik. Kebijakan tersebut diberikan guna membangun ulang industri hiburan maupun kondisi basis penggemar (fandom) di negeri China. Agar nilai-nilai luhur dan kearifan lokal tidak luntur.

Ilustrasi pamer kemewahan (sumber gambar)

Pemerintah China intinya ingin mengatur rakyatnya supaya tidak ada yang dirugikan. Baik itu mulai dari aspek tindakan pidana, kekerasan verbal (bully), hingga bentuk-bentuk penggalangan dana palsu. Selain itu, dapat pula disebutkan bahwa China curiga bahwa budaya selebriti dalam menumpuk kekayaan sebagai akibat dari pengaruh bangsa Barat. Tindakan pamer dianggap sebagai pribadi yang berhaluan individualisme bukan sosialisme.


Komentar

Baca juga postingan berikut:

Ratusan Stiker WhatsApp Lucu, Konyol, dan Menarik

Contoh Visi dan Misi Pribadi

Link Grup WA Terbaru 2020

Visi dan Misi dalam Bekerja

Pernah Lihat Angka 354 atau 313 di Warung? Itu Kode Angka Organisasi Keagamaan Indonesia