4 Hal yang Wajib Dilakukan Sekarang Tanpa Tunda, Agar di Usia 40 Tahun Tak Menyesal

Tulisan ini ditujukan bagi kalian yang peduli bagi diri sendiri dan keluarganya. Serta untuk orang yang mau memandang gangguan kesehatan, kemiskinan, kesusahan, dan semacamnya tidak hanya sebagai musibah yang harus diterima begitu saja. Melainkan sesuatu yang bisa diperjuangkan untuk dicegah agar tak tertimpa.

Banjirembun.com

Sayangnya, masih banyak remaja, anak muda, dan masa dewasa awal belum menyadari kesalahan yang dilakukan. Mereka mengira masa muda merupakan masa senang-senang dan hura-hura. Masalah pekerjaan biarlah nanti difikirkan setelah menikah. Tak perlu khawatirkan kehidupan masa tua. Biarlah semua mengalir begitu saja.

Saat usia 40 tahun akhirnya menyesal. Tanggungan dan tanggung jawab untuk kehidupan keluarga makin terlihat. Mulai mengeluarkan banyak biaya untuk pendidikan anak, kesehatan, sandang, pangan, papan (rumah), dan bentuk kesejahteraan lainnya. Tubuh yang mulai menua divorsir (siksa) untuk bekerja keras cari uang.


Semestinya 20 tahun menjelang pensiun (usia 58-60 tahun) merupakan masa di mana orang sudah mengurangi kerja fisik dan fikiran. Pada waktu itu ia tidak lagi dipusingkan untuk hal-hal yang memang tak perlu dipikirkan. Sebab ia sudah bekerja keras di saat masih muda. Masa di mana tubuh dan fikiran masih prima untuk diajak membangun pundi penghasilan.


Agar di usia 40 tak menyesal sebaiknya kalian perhatikan 4 hal berikut yang wajib dilakukan sekarang juga. Di antaranya sebagai berikut.


1. Menjaga Kesehatan

Salah satu tujuan menjaga kesehatan selain untuk membuat otak tetap segar dan tubuh tetap prima tapi juga dapat menjadi pencegah penyakit. Baik penyakit yang kemungkinan terjadi pada jangka pendek maupun penyakit yang muncul dalam jangka panjang. Salah satu sebabnya mengabaikan pola makan dan pola tidur yang menyehatkan.


Baca: Inilah Bahayanya Terlalu Banyak Tidur dan Kurang Tidur


Asumsinya begini, apa yang kalian makan akan membuahkan hasil sesuai dengan apa yang dimasukkan di perut. Misalnya hari ini terbiasa makan makanan berbahan kimia dan sejenisnya maka bersiaplah di kemudian hari akan terkena penyakit. Biasanya di saat tua akan banyak keluhan penyakit ringan maupun berat akan muncul.

Ilustrasi sukses setelah usia 40 tahun (sumber gambar)

Orang paruh baya hingga sepuh tidak sedikit yang terkena sejumlah penyakit seperti struk, kanker, diabetes, darah tinggi, jantung, penyakit paru-paru, dan lain-lain. Setelah ditelusuri ternyata gaya hidup di masa lalunya tidak begitu sehat. Suka begadang, memakan sembarangan, merokok, hingga alkohol. Padahal semua penyakit itu bisa dicegah saat masih muda.


2. Merencanakan Keuangan

Perencanaan keuangan bagi diri sendiri sangat penting. Memetakan dengan cara apa uang dapat diperoleh dan apa-apa saja yang akan dibeli di kemudian hari. Semua itu diukur, dihitung, dan direncanakan sesuai kekuatan diri. Dengan begitu ia bakal memiliki simpanan cukup. Bahkan di saat masih muda sudah mampu untuk berinvestasi.

Tak boleh menginginkan sesuatu di luar kemampuan dan potensi diri. Kecuali punya tekat dan kemauan belajar maupun berjuang untuk meraihnya dengan mati-matian di saat muda. Sebaliknya pula, tak boleh untuk mengabaikan barang-barang penting dan dibutuhkan dari daftar barang yang harus dibeli. Misalnya, makanan dan barang yang menunjang hidup sehat. 


Bisa dikata, dengan adanya perencanaan keuangan dapat membuat anak muda tahu dan mampu membedakan mana kebutuhan dan mana keinginan. Serta mana yang penting dan mana yang hanya bersifat kesenangan semu. Belajarlah mengelola uang di kala muda. Tak hanya untuk urusan konsumtif tapi juga bagaimana cara mendapatkan uang.


Ketika perencanaan uang dilakukan sedari dini akan membuahkan hasil di usia 40. Di mana, pada saat usia menjelang paruh baya itu sudah punya rumah, tanah, tabungan melimpah, dana darurat yang cukup untuk hal-hal tak terduga, hingga mampu membeli barang-barang mewah. Beban hidup terasa ringan di masa-masa itu. Tak perlu lagi bekerja keras, hanya cukup meneruskan pondasi yang dibangun sedari muda.


3. Membuat Visi dan Misi Hidup

Setiap organisasi, lembaga, perusahaan, badan, atau yang semacamnya pasti punya visi dan misi. Oleh sebab itu tak ada salahnya ketika seseorang juga membuat visi dan misi hidup. Itu sangat penting karena dengannya perjalanan hidup jadi terarah. Mau mengerjakan apa dan menuju ke mana sudah jelas. Semua hal yang dilakukan fokus untuk mencapainya.


Secara rinci berikut ini contoh visi dan misi hidup.

a. Visi hidup

"Menjadi manusia yang sejahtera, makmur, sehat, dan bahagia lahir maupun batin sebelum usia 40 tahun hingga menua usia 80 lebih."

Banjir Embun

b. Misi hidup


1) Menjaga kesehatan jiwa dan badan dengan cara menerapkan pola makan, pola tidur, manajemen emosi, dan pola hidup yang sehat agar bisa hidup bahagia.


2) Melakukan perencanaan keuangan secara profesional agar bisa makmur dan sejahtera sebelum usia 40 tahun.


3) Membeli rumah, tanah, mobil mewah, dan pergi haji/umroh sebelum usia 40 tahun.


4) Pendidikan unggul untuk anak di lembaga pendidikan yang mutunya terjamin.


5) Melaksanan karya wisata dan hiburan ke berbagai penjuru Indonesia dan luar negeri secara rutin setelah usia 40 tahun.

Banjir Embun

4. Melakukan Manajemen Waktu

Waktu merupakan modal gratis yang diberikan Tuhan bagi semua manusia. Sama-sama diberi gratis tak semua orang mampu memanfaatkan dengan benar. Bahkan cenderung menyia-nyiakan tanpa manajemen jelas. Oleh sebab itu baiknya gunakanlah waktu luang di kala muda untuk belajar, mengembangkan diri, memperbanyak pengalaman, dan memperbanyak uang tabungan.


Manajemen waktu sangat penting pula supaya anak muda tidak melakukan sesuatu yang tak berfaedah. Tidak melakukan hal-hal seperti onani, chatting tak penting, pergaulan tanpa kontrol, narkoba, merokok, melamun terus-menerus, galau, pacaran, dan masih banyak lain. Kehidupan di masa mudah hanya digunakan untuk membuang-buang waktu.


Apabila kalian tak segera melakukan manajemen waktu sejak sekarang maka jangan salahkan di saat usia 40 tahun hidup kalian begitu menyedihkan. Waktu yang seharusnya kalian taklukkan sejak awal, malah di saat tua kalian dikejar-kejar waktu. Tidur tidak nyenyak, tak punya keleluasaan, sampai tak punya waktu untuk berkaryawisata bersama-sama keluarga.


Komentar

Baca juga postingan berikut:

Contoh Visi dan Misi Pribadi

Pernah Lihat Angka 354 atau 313 di Warung? Itu Kode Angka Organisasi Keagamaan Indonesia

Ratusan Stiker WhatsApp Lucu, Konyol, dan Menarik

Tanya Jawab Tentang Filsafat Pendidikan Islam dan Upaya Pembaruan Pendidikan Islam

Visi dan Misi dalam Bekerja

Arti SHP dalam Serial Anime One Piece