Lima Tipe Teman yang Harus Dipertahankan


Tak semua pertemanan harus dipertahankan. Adakalanya memang harus diakhiri. Walau tak ada kata "putus". Paling tidak jangan pernah menghubungi maupun merespon ajakan mereka untuk bertemu. Sebab, tak semua teman pantas untuk mendampingi dan menjadi saksi perkembangan hingga kesuksesan hidup.
Banjirembun.com

Ada saja teman yang justru jadi racun dan merusak hidup. Ironisnya, cara menghancurkan hidup kalian itu tidak kasat mata dan tak disadari. Harus melakukan refleksi (perenungan) dulu baru tahu bahwa teman memiliki niat busuk. Di balik senyum dan ramahnya ternyata itu hanyalah topeng belaka. 


Daripada meladeni teman yang tiada guna bagi kalian lebih baik menyibukkan diri untuk hal bermanfaat. Mengenali diri agar tahu apa bakatnya, belajar serta mengembangkan diri secara teori maupun praktik, dan masih banyak lagi kegiatan positif yang dijamin dapat move on sehabis "putus" dengan teman.


Sebaliknya, ada juga yang ternyata berdampak positif bagi kemajuan diri kalian. Membuat kalian jadi lebih berkembang. Melalui semua proses menjadi diri sendiri atau menemukan jati diri dapat dilakukan dengan menyenangkan. Tipe teman seperti itulah yang wajib dipertahankan. Namun, juga jangan takut kehilangannya.


Secara rinci berikut ini 5 tipe teman yang harus dipertahankan karena baik buat kalian.


1. Ada ketika dibutuhkan

Teman yang baik adalah teman yang mau membantu di saat kalian butuh. Baik ketika diminta atau pun tidak, dengan ringan tangan mau ikut mendampingi kalian. Ketika dimintai informasi, ditanya sesuatu untuk diperlukan jawabannya, dan perlu pertolongan yang ringan ternyata tak mau membantu secara serius. Berarti ia tidak "respek" pada kalian.


Teman sekelas, teman kuliah, dan teman kerja seperti di atas lebih baik dijauhi. Tak boleh berharap banyak padanya. Jangan mengajak bicara padanya. Bila perlu jangan menatap wajahnya. Daripada bikin hati kalian jadi sakit. Mendingan kalian cari teman lain yang memahami kelemahan, kekurangan, dan kebutuhan kalian.


2. Nyaman mengobrol lama

Omongan teman baik itu tidak menyakitkan. Tatkala dirasa menyakitkan dan salah satunya membuat tersinggung berarti mereka tidak ada kecocokan. Terlebih lagi tak ada rasa ingin saling mengalah untuk berada "di bawah". Malah yang terjadi salah satunya ingin mendominasi. Sedang yang lainnya tak ingin didominasi.

Ilustrasi dua teman saling mengobrol dengan lama (sumber gambar)



Mengobrol lama baik dunia nyata maupun chat online dengan seseorang secara nyaman merupakan salah satu ciri tipe teman yang harus dipertahankan. Asal dalam obrolan itu tidak ada unsur bisnis atau niat-niat terselubung lain. Murni untuk meluangkan waktu bersama dengan cara membicarakan hal-hal sederhana tapi dapat melegakan hati.


3. Bergairah ketika bersama

Teman yang baik akan bersemangat dan sumringah ketika kalian baru saja hadir di depan matanya. Bukan untuk memanfaatkan kalian meringankan beban mereka. Akan tetapi memang murni dari rasa hati terdalam. Entah apa alasannya ketika kalian hadir, "baterai" dalam diri seakan terisi penuh lagi. Begitu pula sebaliknya.


Tipe teman yang mesti dipertahankan bukanlah orang yang kehadirannya tak diharapkan. Bahkan ketika kehadirannya di depan mata dianggap biasa-biasa saja itu juga masih patut diwaspadai. Teman yang wajib dipertahankan ialah teman yang membuat bergairah ketika bersama.


4. Dapat diajak kerja sama

Kerja sama dengan teman tidak harus pada urusan bisnis. Pada urusan sederhana dan hal-hal menyenangkan tak kalah untuk diperhatikan pula. Contoh sederhana ialah saat ingin bertemu bersama mengadakan kerja sama. Bagi-bagi tugas. Siapa yang menjemput, siapa yang menraktir, siapa yang mencari tempat bertemu, siapa yang beli bensi, dan lain-lain.


Teman yang hanya mau untung dan fokus pada tujuannya sendiri bukanlah tipe teman yang kudu dipertahankan. Dia baru mau bekerja sama bila keuntungan pada dirinya jauh lebih besar. Teman seperti itu cuma jadi beban finansial saja. Daripada mempertahankan lebih baik dibuang.


5. Mampu bertahan di segala "cuaca"

Nasib orang siapa yang tahu. Ketika kalian butuh sendiri, teman harus tahu dan menyadari itu. Tak boleh memaksakan diri untuk bertemu. Bahkan menelepon atau mengajak chat online pun juga tidak akan dilakukan. Itu semua demi memberi kesempatan bagi kalian untuk menikmati waktu secara sendiri.


Hubungan pertemanan yang baik beberapa di antaranya karena saling percaya, pengertian, tahu keadaan, dan mampu bertahan meski cobaan menerpa. Itu semua bisa terjadi karena di antara mereka sudah ada ikatan batin. Rasa kangen atau rindu tatkala sudah lama tak bertemu. Walau di dalam hati masing-masing sedang ada konflik batin karena perselisihan.

Komentar

Baca juga postingan berikut:

Link Grup WA Terbaru 2020

Visi dan Misi dalam Bekerja

Kumpulan Group WhatsApp Berbagai Komunitas Koleksi *Banjir Embun*

Ratusan Stiker WhatsApp Lucu, Konyol, dan Menarik

Contoh Visi dan Misi Pribadi

PENELITIAN KEPUSTAKAAN (LIBRARY RESEARCH)