Sebuah Motivasi, Tak Perlu Minta Maaf Ketika Memiliki 5 Prinsip Hidup Seperti ini

Tak perlu merasa bersalah dan merasa tak enak. Apalagi harus meminta maaf ketika kalian punya 5 prinsip hidup yang akan diuraikan pada sebuah tulisan motivasi ini. Sebab, setiap orang punya hak untuk mempertahankan prinsipnya senyampang tak akan merusak hak asasi yang lain.

Banjirembun.com

Sebuah permintaan maaf memang kadang mengisyaratkan suatu hal baik. Menunjukkan kesopanan. Di sisi lain, meminta maaf nyatanya tidak hanya mengumbar kelemahan dan kepasrahan. Lebih dari itu akan menyebabkan prinsip hidup tak akan kuat sehingga menggantungkan diri pada orang lain.

Ketika sedang mengembangkan dan membangun diri, sebuah prinsip sangat diperlukan untuk pondasi. Tanpanya, seseorang tak cuma kehilangan arah tapi juga akan mudah runtuh tatkala mendapat goyangan sedikit saja. Oleh sebab itu, sadari kekuatan tersebut sebelum terlambat. Agar tak menyesal.


Peganglah 5 prinsip berikut supaya kalian menjadi manusia kokoh pendirian. Kalian tidak perlu minta maaf karena memilikinya.


1. Menuruti impian

Setiap manusia pasti punya mimpi, harapan, atau cita-cita. Itulah yang membuat hidup manusia punya arah dan tujuan. Dengan itu pula mereka akan termotivasi untuk mewujudkannya. Mengikuti impian yang diidamkan tapi berseberangan dengan orang lain bukanlah kesalahan.


Tujuan terbesar dalam hidup tidaklah orang lain yang akan memberikan secara gratis. Melainkan diri kalian sendirilah yang harus berjuang keras untuk menggapainya. Apabila ada orang-orang yang mencoba membuat kalian putus asa, maka sebaiknya singkirkan mereka dari kehidupan kalian.


2. Fokus untuk kesuksesan

Meluangkan waktu bagi diri sendiri dan mengabaikan kebersamaan memang kadang terlihat egois. Tak perlu kalian meminta maaf. Fokus senantiasi butuh keseriusan, konsentrasi, dan kerja keras yang luar biasa. Dengan fokus tentu harus mengorbankan hal lain yang mengganggu.

Ilustrasi fokus untuk kesuksesan (sumber gambar)

Saat kesuksesan tiba, kalian akan menjadi inspirasi bagi banyak orang. Posisi kalian akan menjadi lebih bermartabat dari sebelumnya. Hidup kalian akan bermanfaat bagi orang lain. Awalnya nampak egois tapi akhirnya dapat menguntungkan bagi orang-orang sekitar. Fokus sangat penting untuk mengisi air ke teko agar gelas-gelas bisa diisi.


3. Menjadi diri sendiri

Tak boleh risau, gusar atau khawatir apalagi repot-repot mencocokkan diri sendiri demi orang lain. Mau orang lain cocok atau tidak, kalian mesti tetap jadi diri sendiri. Jangan pernah menyesal telah menjadi diri sendiri. Sebab itu merupakan perilaku terhormat untuk menghargai pribadi. Sangat penting untuk menjadi diri sendiri di tengah kehidupan yang penuh drama dan sandiwara. 


Tak perlu meniru orang lain supaya menjadi populer dan menonjol. Itu adalah cara instan yang suatu saat akan usang. Jika ada orang yang tak suka pada kalian yang telah menjadi diri sendiri berarti ia bukan orang yang seharusnya berada di sekitar kalian. Itu sekaligus salah satu cara kalian menyaring siapa-siapa saja orang yang layak menjadi bagian tak terpisah dari hidup.


4. Tegas berkata "Tidak"

Berani berkata "tidak" untuk hal yang tak diperlukan merupakan langkah tepat. Kebanyakan manusia melakukan hal-hal yang tidak ia butuhkan hingga malah menyiksa diri agar bisa dibilang orang baik. Ingin menyenangkan orang lain tapi diri sendiri diabaikan. Serta berkorban untuk sesuatu yang bukan prioritas.


Biasakan untuk mengatakan "tidak" dengan tegas. Terlebih lagi untuk hal-hal yang di luar batas kemampuan. Serta butuh waktu untuk menggapainya. Caranya menggunakan gaya komunikasi yang cantik dan baik. Intinya bagaimana orang lain tak tersinggung tapi di sisi lain kepentingan diri sendiri tidak terganggu.


5. Hidup mandiri hindari tekanan yang hanya menganggu

Mengakhiri hubungan yang justru melemahkan motivasi hidup seharusnya segera dilakukan. Baik itu hubungan keluarga, pekerjaan, maupun pertemanan. Hiduplah mandiri dengan usaha sendiri sesuai dengan impian dan fokus berkarir yang sudah ditentukan. Kalian layak memperoleh hidup bahagia.


Baca: Saat Orang Tua Tak Mendukungmu, Inilah Ciri-ciri dan Cara Mengatasinya


Sudah selayaknya ketika kalian sedang berjuang dalam hidup mendapat dukungan dan aura positif dari orang-orang sekitar. Kalau kalian tidak mendapatkan hal itu lantas untuk apa kalian tetap terus bertahan di samping mereka. Seharusnya mereka mendukung bukan justru menjatuhkan mental dan karir kalian.

Komentar

Baca juga postingan berikut:

Link Grup WA Terbaru 2020

Visi dan Misi dalam Bekerja

Kumpulan Group WhatsApp Berbagai Komunitas Koleksi *Banjir Embun*

Ratusan Stiker WhatsApp Lucu, Konyol, dan Menarik

Contoh Visi dan Misi Pribadi

PENELITIAN KEPUSTAKAAN (LIBRARY RESEARCH)