WASPADA! Penipuan Kode OTP Whatsapp Bahasa Thailand Masih Ada, Ini Bukti-buktinya

Modus penipuan dengan tujuan mengambil alih akun whatsapp masih marak terjadi hingga kini. Salah satu tim Banjir Embun merasakan sendiri upaya jahat tersebut. Beruntungnya ia sudah tahu cukup lama tentang tipu daya seperti itu.

Banjirembun.com

Alih-alih penipu berhasil membajak akun WA miliknya, justru yang terjadi akun WA si penipu tak segera jawab chat darinya. Entah karena memang sengaja sesuai dengan kebiasaan penipu seperti itu, atau karena penjahatnya sadar diri dapat korban salah.

Sedari lama anggota tim Banjir Embun yang jadi calon korban telah menyadari salah satu ciri akun WA bakal dibajak. Hal pertama ialah ketika membuka akun WA ada pop up (jendela yang muncul tiba-tiba di tengah layar). Isinya tentang pernyataan persetujuan.


Jika pemilik akun menyetujui pernyataan yang muncul dengan memilih link/tombol SETUJU maupun OK, maka itu pintu mudah bagi penipu membobol. Sebaliknya, saat pengguna WA tidak menekan tombol SETUJU/OK lantas memilih tombol skip/lompat/keluar di menu utama HP itu jadi jalan benar.


Sayangnya, dia tidak sempat men-screenshoot (rekam layar) terkait dengan pop up penghalangnya ketika masuk WA. Ia lebih memilih langsung menekan tombol "keluar" di menu utama HP. Letaknya di bagian bawah. Jadi itu bukan tombol di WA tapi milik ponsel.


Tak perlu khawatir, dia masih menyempatkan diri untuk men-sereenshoot bukti penting lainnya. Secara gamblang berikut ini gambar dan penjelasannya.


1. Setelah berhasil masuk akun WA tanpa menekan tombol apa-apa di pop up, dia langsung mencari akun penipu yang menghubunginya lewat chat Pribadi. Ternyata benar. Ada orang yang mengirim pesan sesuai dengan dugaannya.



Si penipu mengirim pesan waktu tengah malam pukul 00.21 WIB. Selang satu menit kemudia pada 00.22 WIB kode OTP terkirim lewat SMS. Mungkin saja waktu tengah malam dipilih supaya calon korban saat membuka WA di pagi hari tidak terlalu "sadar" (ngantuk) sehingga dengan mudahnya menekan SETUJU/OK.


Berikut ini isi chat dari penjahat sesuai dengan gambar di atas.

------------------------------

Selamat mlm kaka ,Maaf ganggu,kami dari kasir indomart, minta tolong sebentar,tadi ada pelanggan kami beli voucher game,kami salah input nomor jadi sms nya terkirim ke nomor kakak 


Sms dari whatsapp yg ada tulisan Thailand nya kak,karna ada kode 6 angka kak untuk kode voucher game fishinggo kk


Bisa dikirim sms nya kak...


soalnya mau di batalin klo nggk di batalin no HP kk dapat tagihan 950rbu perminggu

------------------------------

Anggota Tim Banjir Embun menjawab dengan bahasa agak polos. Dia memberitahukan kode OTP berjumlah 6 digit yang diminta penipu. Namun, itu hanya angka palsu. Susuannya tak sesuai dengan apa yang ia terima dari SMS resmi WA.


2. Dia memeriksa SMS berisi kode OTP WA yang diterima. Ternyata SMS itu memang resmi dikirim dari tim Whatsapp. Sayangnya, untuk mengelabui calon korban bahasa yang digunakan menggunakan bahasa Thailand. Supaya korban tak menyadari arti atau maksud dari SMS itu.



Isi kode OTP tersebut sebagai berikut:

<#> รหัส WhatsApp: 645-354
อย่าแชร์รหัสนี้กับคนอื่น

Setelah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia artinya:

<#> ID WhatsApp: 645-354

Jangan bagikan kode ini dengan orang lain.


Hal lain yang perlu diketahui, 2 hari sebelumnya dia melakukan reset WA. Lalu ia menerima kode OTP berbahasa Indonesia. Barangkali penjahat ingin meyakinkan calon korban bahwa kode tersebut benar-benar resmi dari korban. Sebagaimana kode OTP 2 hari sebelumnya. Bukan SMS abal-abal tak jelas.


3. Profil akun Whatsapp si penipu juga sangat meyakinkan.  Ia menggunakan WA khusus bisnis. Mulai dari foto, nama (nick name), alamat peta, email, dan alamat website. Ia mengguankan foto dan nama cewek. Barangkali itu salah satu cara untuk memikat calon korban berkelamin cowok.






Kesimpulan:

1. Selalu waspada saat pertama kali bukan akun WA. Tak boleh buru-buru tekan OK/SETUJU saat ada pernyataan pesetujuan di tengah layar.


2. Selalu waspada saat ada orang lain tak dikenal melakukan chat pribadi. Baik itu yang seanggota grup yang sama maupun tidak. Jangan langsung terburu nafsu meladeni.


3. Selalu waspada terhadap chat dari akun teman di grup maupun chat pribadi yang meminta kirim pulsa, bantuan, transfer, atau semacamnya. Sangat mungkin akun teman kalian itu telah dibajak.


4. Selalu waspada saat ada kode OTP berbahasa Thailand masuk lewat SMS. Lebih baik langsung hapus chat tersebut meskipun itu resmi kiriman dari Tim Whatsapp.

5. Sebaiknya tidak terlalu sering "keluar" atau menganinstall aplikasi WA. Sebab sangat mungkin penipu menyadari kebiasaan kalian tersebut.


Dislcaimer: Bagi pihak yang merasa terganggu dan dirugikan atas munculnya foto maupun nomor ponsel di akun WA pada gambar di atas segera laporkan pada kami. Kami mengutamakan asas praduga tak bersalah. Secara hukum siapapun tidak dinyakatan sebagai terpidana sebelum pengadilan memutuskan. Kirimkan masukan, sanggahan, dan penolakan kalian ke email kami di: hak_cipta@banjirembun.com.


Komentar

Baca juga postingan berikut:

Link Grup WA Terbaru 2020

Visi dan Misi dalam Bekerja

Kumpulan Group WhatsApp Berbagai Komunitas Koleksi *Banjir Embun*

Ratusan Stiker WhatsApp Lucu, Konyol, dan Menarik

Contoh Visi dan Misi Pribadi

PENELITIAN KEPUSTAKAAN (LIBRARY RESEARCH)