8 Hewan Pengurai Limbah Organik Rumah Tangga yang "Membersihkan" Lingkungan

Banjirembun.com - Banyak orang tak menyadari sebagian besar hewan-hewan yang dianggap menjijikkan seperti disebutkan di bawah sangat bermanfaat bagi kehidupan. Perlu ditekankan bahwa pelajaran biologi di masa sekolah dulu tentang jaring-jaring/jaringan makanan pada rantai makanan sangat bermanfaat dalam memahami artikel sekarang ini.


Hampir setiap hari setiap anggota rumah tangga memproduksi sampah organik. Baik itu dalam skala besar maupun kecil. Bahkan ada sejumlah sampah luput dari perhatian mata sehingga tak terbersihkan. Apalagi penghuninya tidak terlalu cinta kebersihan. Akhirnya semut pun datang. Bisa dibilang kehadiran hewan di bawah dalam rumah pertanda ada yang kotor.

Berikut ini hewan pengurai sampah organik di rumah:


1. Kucing Kampung

Kucing "sultan" mungkin tidak masuk dalam kategori hewan pengurai. Sebab makanannya saja mahal. Sedang kucing kampung makanan yang diberikan majikan seadanya. Malah nasi pun juga mau. Paling umum setidak-tidaknya diberi tulang ayam dan tulang ikan. Selain itu mereka juga jago mengendus sisa makanan yang berjatuhan di lantai.


2. Semut

Semut merupakan salah satu hewan yang mempunyai populasi terbesar di dunia. Oleh sebab itu, jangan heran tatkala kalian menemukan semut begitu mudah. Binatang tersebut juga menjadi hewan yang sering muncul. Terkadang mungkin tidak disadari karena saking kecilnya. Semut mampu mengurai makanan manis, bangkai serangga, hingga bangkai hewan kecil lain.


3. Rayap

Rayap berfungsi sebagai pengurai taman di depan maupun belakang rumah. Rayap akan bersarang di dalam tanah dalam lingkungan organik lembab dan mengandung selulosa. Contohnya seperti daun, kayu, atau humus. Rayap masuk salah satu hewan pendaur ulang yang sangat bermanfaat untuk proses alami pelapukan atau pengikisan.

Sampah organik rumah tangga (sumber gambar)

4. Cacing

Sebagaimana rayap, cacing jauh lebih "diterima" bagi sebagian masyarakat untuk menyuburkan dan mendaur ulang tanah. Hal tersebut lantaran rayap dinilai jauh lebih agresif dan infansif sehingga dapat merusak perabotan rumah tangga. Sedang cacing meski menjijikkan asal tetap berada di bawah tanah akan mampu membuat tanah tetap gembur dan subur.

5. Lalat

Lalat secara tidak langsung memang tidak melakukan proses "pembersihan" limbah organik rumah tangga. Melainkan anak-anak mereka berupa larva atau maggot yang melakukan proses penghancuran sampah. Buah-buahan, daging, bangkai tikus, hingga sayuran dapat membusuk dengan cepat disebabkan dimakan oleh anak-anak lalat yang telurnya telah ditanam.


6. Cicak

Cicak bagi sebagian orang termasuk satwa menjijikkan. Disebabkan cicak hidup di segala tempat tanpa pandang bulu bersih atau tidak. Padahal cicik juga sangat bermanfaat bagi kehidupan. Selain sebagai pemakan nyamuk-nyamuk nakal, cicak juga terkadang memakan sampah-sampah kecil yang luput dari pembersihan seperti sebutir nasi, pecahan roti, dan  lain-lain.


7. Kecoa

Barangkali kecoa merupakan binatang di urutan nomor satu sebagai makhluk paling menjijikkan di rumah. Nyatanya, kecoak memiliki peran penting dalam kehidupan manusia. Kecoa berperan dalam menyokong terlaksananya daur ulang, penguraian, dan rantai makanan. Kecoak dapat membantu mempercepat proses itu dengan cara memakan materi tanaman yang membusuk.


8. Tikus

Tikus juga tak kalah penting dalam memungut sisa-sisa makanan dan sampah organik pada rumah. Hewan itu terkadang juga memakan bangkai serangga. Seperti halnya manusia tikus termasuk jenis omnivora. Artinya, memakan segalanya. Apa yang dimakan manusia juga tikus makan. Sayangnya, ketimbang mengambil sampah tikus lebih suka langsung mencuri makanan yang disimpan manusia.


Komentar

Baca juga postingan berikut:

Ratusan Stiker WhatsApp Lucu, Konyol, dan Menarik

Contoh Visi dan Misi Pribadi

Link Grup WA Terbaru 2020

Visi dan Misi dalam Bekerja

Pernah Lihat Angka 354 atau 313 di Warung? Itu Kode Angka Organisasi Keagamaan Indonesia