3 Macam Orang yang Tak Diajak Bicara oleh Allah di Hari Kiamat

Banjirembun.com - Tidak semua manusia diberi kesempatan melihat wajah Allah SWT. Kendati seperti itu, pada hari kiamat kelak tepatnya di hari kebangkitan Allah akan bicara. Namun, terdapat tabir sehingga seakan hanya berupa suara.


Wajah Allah SWT hanya dapat dilihat oleh penduduk surga. Itulah momen paling bahagia bagi umat Islam di antara kenikmatan yang diperoleh. Dengan demikian, logikanya yaitu tidak diajak bicara Allah SWT saja bakal rugi bagaimana saat tak bisa menatap.


Baca juga: Bertaubatlah! Ini 5 Hal Menakjubkan yang Didapat Penghuni Surga


Berikut ini 3 orang yang tidak akan diajak bicara Allah SWT:


1. Orang Sepuh yang Berzina

Orang yang renta melakukan zina sesungguhnya telah melakukan kezaliman luar biasa. Remaja yang hormon, tenaga, dan rasa penasaran berlebih pada seks tetaplah berdosa besar kalau berzina. Apalagi bagi kaum jompo.


Timbul tanda tanya kenapa kakek-kakek dan nenek-nenek melakukan zina. Tidak ada hajat mendesak untuk melakukan hubungan badan. Lebih baik menikah. Itupun kadang masih menimbulkan polemik. Lebih baik sadar diri fokus dekat pada-Nya.


2. Orang Miskin yang Sombong

Kesombongan tidak boleh dilakukan oleh siapapun. Termasuk orang kaya. Apalagi orang miskin sangat tak pantas untuk sombong. Dia tidak punya sesuatu sebagai bukti atas apa-apa yang disombongkan.

Ilustrasi orang sombong (sumber gambar)


Mestinya orang miskin bersikap tawaduk, rendah hati, sadar diri, tahu diri, dan bukan menonjolkan diri. Perilaku tersebut dapat mengambil simpati dan empati dari orang lain. Dengan begitu doa dan sedekah mudah mengalir.


Baca juga: Arti Takabur dan Ujub Beserta Perbedaannya


3. Penjual yang Sumpah Palsu Atas Nama Allah SWT 

Bersumpah palsu demi melariskan dagangan merupakan dosa besar. Orang seperti ini tidak boleh dijadikan saksi di pernikahan, persidangan, atau saksi pada muamalah lainnya. Dia dikategorikan pendusta.


Seorang penjual biasanya akan bersumpah dengan berkata "Demi Allah, ini belum kembali modalnya". Tentu bagi yang memiliki iman dan ukhuwah kuat bakal gampang percaya. Niat belanja ingin membantu melariskan dagangan sesama umat Islam.


Komentar

Baca juga postingan berikut:

Contoh Visi dan Misi Pribadi

Ratusan Stiker WhatsApp Lucu, Konyol, dan Menarik

Tanya Jawab Tentang Filsafat Pendidikan Islam dan Upaya Pembaruan Pendidikan Islam

Visi dan Misi dalam Bekerja

Pernah Lihat Angka 354 atau 313 di Warung? Itu Kode Angka Organisasi Keagamaan Indonesia

Arti SHP dalam Serial Anime One Piece