5 Alasan Pentingnya Akhlak Mulia Bagi Umat Islam

Banjirembun.com - Banyak umat Islam merasa bahwa berakhlak mulia bukan bagian ibadah sehingga tak bernilai pahala. Menganggap ibadah cuma terkait sholat, puasa, zakat, haji, baca al Quran, sedekah, atau semacamnya.


Padahal akhlak mulia juga memiliki peranan penting yang mampu menyebabkan seseorang masuk surga. Lebih lengkap silakan baca tulisan "2 Hal yang Paling Banyak Membawa Manusia Masuk Surga".


Akhlak merupakan ibadah yang sangat agung. Nilai penting akhlak bagi umat Islam yaitu:


1. Akhlak Bagian dari Syariat Islam

Allah SWT telah memuji akhlak luhur Rasulullah SAW. Beliau juga diutus untuk menyempurnakan akhlak manusia. Tentu setiap umat Islam senantiasa diharuskan meniru dan mengikuti akhlak beliau.


Agama Islam selain bertujuan memperbaiki akidah yang rusak, maksud utama lain yaitu memperbaiki akhlak. Dengan kata lain, akhlak dalam Islam mempunyai posisi penting yang tidak boleh diremehkan.


2. Akhlak Sebagai Tolok Ukur Iman

Keimanan tak hanya diukur dari tingkat rajin ibadah kepada Allah SWT. Melainkan pula sejauh mana akhlak mulia yang dilakukan. Semakin baik akhlak menandakan imannya tidak rusak.


Orang beriman yang paling sempurna imannya adalah yang paling bagus akhlaknya. Serta sebaik-baik umat Islam adalah yang paling baik bagi keluarganya.

Kerjakan apa yang benar, bukan apa yang mudah (sumber gambar)


Akhlak mulia merupakan praktik nyata dari keimanan. Misalnya, kalau ada orang pelit berarti dia kurang beriman. Sebab, tidak akan berkumpul antara pelit dengan iman di dalam hati seseorang.


3. Muslim Berakhlak Mulia Dicintai Rasulullah SAW

Semakin berakhlak mulia umat Islam makin dicintai Nabi Muhammad SAW. Gampangnya, kalau ingin dicintai beliau salah satunya wajib berakhlak luhur. Mustahil memperoleh derajat itu tanpa memperbaiki akhlak.


Baca juga: Tanda-tanda Seseorang Punya Akhlak Mulia pada Sesama


4. Derajat Tertinggi di Surga

Surga firdaus merupakan tingkatan surga paling tinggi. Di sanalah para rasul, nabi, dan orang-orang pilihan lain dari kalangan manusia biasa berada. Tidak sembarangan orang bisa berkedudukan di surga itu.


Nabi Muhammad SAW berpesan bahwa sesungguhnya di antara orang yang beliau cintai dan paling dekat dengan majelis beliau di hari kiamat adalah yang paling mulia akhlaknya. Itu artinya dia bisa tinggal bersama Nabi di surga firdaus. 


5. Berbuat Baik Tanpa Mengeluarkan Harta

Berakhlak mulia tidak harus mengeluarkan uang. Apalagi dengan cara berinfaq kepada banyak manusia. Kalau ingin berbuat baik pada mereka sebenarnya cukup dengan berakhlak mulia.


Seberapun harta yang dibagikan lama kelamaan bakal habis. Setidaknya, akan menemui titik di mana terasa berat mengeluarkan uang lagi. Namun, dengan berakhlak baik tindakan tersebut bisa dilakukan terus-menerus.


Komentar

Baca juga postingan berikut:

Contoh Visi dan Misi Pribadi

Ratusan Stiker WhatsApp Lucu, Konyol, dan Menarik

Tanya Jawab Tentang Filsafat Pendidikan Islam dan Upaya Pembaruan Pendidikan Islam

Visi dan Misi dalam Bekerja

Pernah Lihat Angka 354 atau 313 di Warung? Itu Kode Angka Organisasi Keagamaan Indonesia

Arti SHP dalam Serial Anime One Piece