Tanda-tanda Seseorang Punya Akhlak Mulia pada Sesama

Banjirembun.com - Akhlak, adab, sopan santun, atau yang semacamnya sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat. Sepintar apapun seseorang kalau dia tak berakhlak mulia tidak akan dianggap. Justru sangat mungkin dimusuhi. Bahkan ilmu yang berasal darinya pun enggan mau dipakai, disebarluaskan, maupun diakui berasal darinya.


Sebenarnya orang tergolong berkahlak mulia atau tidak ada indikatornya. Itu juga dapat dijadikan sebagai bahan introspeksi diri apakah sudah termasuk bagian dari manusia punya akhlak mulia. Setidaknya dengan mengetahui itu semoga bisa menyadari diri. Secara lengkap berikut ini ciri-ciri orang yang punya akhlak mulia.

1. Jarang Berselisih

Orang yang sering berkonflik, bersitegang, serta berselisih dengan pihak lain sangat tidak layak disebut memiliki akhlak luhur. Hal tersebut bukan berarti dia tak memiliki musuh. Barangkali orang yang memusuhi cukup banyak. Akan tetapi lantaran kesabaran yang dimiliki tak membuat dia terpancing emosi. Sebaliknya malah disikapi dengan lembut.


2. Berwajah Ceria dan Teduh

Buat apa rajin ibadah, rutin sedekah, punya niat baik, atau berhati lurus tapi wajah dan mulutnya terkesan menyeramkan karena miskin senyuman. Itu semua mungkin di mata Tuhan ada nilai pahala. Namun, wajah suram dan mulut kasar pada manusia lain tentu juga akan mendapat dosa. Berwajah bengis akan lebih banyak dampak negatifnya ketimbang positif.

Ilustrasi senyum ceria (sumber gambar)


3. Bersikap Adil

Siapapun yang bertindak adil merupakan orang bijaksana. Menjunjung keadilan di atas fanatisme, kekuasaan, dan uang adalah bukti orang berakhlak mulia. Orang yang tidak punya sifat adil dapat menimbulkan perilaku arogan (semena-mena), otoriter, sampai keserakahan. Tak segan akan menghalalkan segara cara memutuskan sesuatu walau merugikan kalangan lain.


4. Sibuk pada Aib Diri

Setiap manusia pasti punya aib, khilaf, dan dosa. Orang yang memiliki akhlak mulia akan sibuk introspeksi diri ketimbang ikut campur mengurusi kesalahan orang lain. Dengan begitu dia menjadi pribadi yang sadar diri serta tahu diri. Tidak merasa paling suci dan bersih. Dengan demikian, dia akan gampang pula "memaklumi" keteledoran orang lain.


5. Aktif Memperbaiki Diri

Daripada mencari-cari kesalahan orang lain, orang yang berakhlak mulia lebih memilih memperbaiki diri. Dia sadar betul bahwa dirinya masih banyak cela. Mungkin pula menyadari kelemahan-kelemahan diri sendiri terkait perilaku dalam bersosial. Kendati seperti itu itu dia tidak menyerah. Dia mencari tahu alasan mengapa itu bisa terjadi lantas memperbaiki diri.

Komentar

Baca juga postingan berikut:

Visi dan Misi dalam Bekerja

Ratusan Stiker WhatsApp Lucu, Konyol, dan Menarik

Contoh Visi dan Misi Pribadi

PENELITIAN KEPUSTAKAAN (LIBRARY RESEARCH)