5 Dampak Buruk Punya Rumah di Pinggir Jalan Raya Besar

Banjirembun.com - Masih ada banyak orang yang terpengaruh untuk memiliki rumah di pinggir jalan raya yang besar dan ramai. Sayangnya, alasan mereka ingin punya lantaran sekedar gaya serta agar akses lebih dekat dan cepat ke fasilitas publik.


Kalau dipikir-pikir lebih jeli dan mendalam sebenarnya boleh saja punya aset tanah dan bangunan di dekat jalan protokol. Namun, bukan untuk ditinggali. Melainkan sebagai tempat usaha. Minimal disewakan atau dikontrakkan.


Berdomisili di sekitar arus ramai kendaraan sangat berbahaya. Tidak cuma terkait efek negatif soal keamanan maupun kenyamanan. Faktor kesehatan jiwa dan raga dalam jangka panjang juga sangatlah penting.


Berikut ini 5 dampak buruk tinggal di pinggir jalan raya besar:


1. Cuaca Panas

Jalan raya besar adalah jalur lalu lintas kendaraan umum yang dapat dilewati oleh banyak kendaraan. Baik dalam keadaan sepi hingga macet, semuanya dapat menimbulkan rasa gerah di tubuh saat siang hari.


Semakin lama suhu bumi terus mengalami peningkatan panas. Iklim dan cuaca tidak lagi stabil. Terik matahari yang ganas dapat menaikkan suhu permukaan aspal. Pantulan panas darinya bakal menyebar ke mana-mana.


2. Terpapar Polusi

Polusi ada beberapa macam. Di antaranya meliputi polusi udara, suara, tanah, air, visual (pemandangan), sinar, sampai radioaktif. Apapun yang berlebihan dapat menyebabkan terjadinya polusi.

Jalan raya besar (sumber gambar)


Salah satunya, saat malam hari cahaya lampu di pinggiran jalan raya seringkali menyorot terang dan dalam jumlah banyak. Tentu itu bikin mata capek. Berbeda saat tinggal di daerah pinggir. Intensitas polusi cahaya tidak begitu besar.


3. Biaya Pajak Tinggi

Harga jual tanah dan bangunan di pinggir jalan padat kendaraan sangat mahal. Hal itu berbanding lurus dengan nilai pajak yang harus dibayar tiap tahun. Oleh sebab itu, sebelum memilikinya hitung ulang dulu agar tidak jadi beban.


4. Sulit untuk Digunakan Acara

Acara keluarga, resepsi, reuni teman, hingga kegiatan rutin keagamaan biasanya diadakan di rumah. Dalam kondisi tertentu umumnya rumah di pinggir jalan besar sangat tidak mendukung untuk agenda kegiatan massal.


5. Risiko Keamanan Meningkat

Bangunan di pinggir jalan raya yang besar sering dijadikan pusat bisnis. Banyak orang yang mengosongkan ketika malam hari. Kondisi sepi seperti itu tidak hanya bikin mencekam tapi juga rawan kejahatan.


Untuk mengetahui lebih detail karena belum dibahas dalam artikel ini yaitu tentang dampak buruk lainnya tinggal di pinggir jalan tol maupun jalan raya silakan baca 5 Bahaya Memiliki Rumah di Dekat Jalan Tol yang Tak Dapat Disepelekan.



Komentar

Baca juga postingan berikut:

Visi dan Misi dalam Bekerja

Ratusan Stiker WhatsApp Lucu, Konyol, dan Menarik

Contoh Visi dan Misi Pribadi

PENELITIAN KEPUSTAKAAN (LIBRARY RESEARCH)