5 Alasan Laki-laki Memanjangkan Rambut

Banjirembun.com - Pada setiap keputusan, pengambilan pilihan, tingkah perbuatan, dan penggunaan sesuatu oleh manusia dapat dipastikan secara mutlak bahwa di baliknya terdapat makna tersembunyi. Maksudnya, semua perilaku manusia dapat dicari tahu nilai (filosofi, moral, corak ilmu, hingga jati diri) yang terkandung di dalamnya.


Termasuk salah satunya terkait mengapa seseorang pria memutuskan dan memilih memanjangkan rambut. Padahal sebagaimana diketahui, umumnya laki-laki sangat jarang berambut gondrong. Intinya, lelaki berambut panjang biasanya karena pilihan kesadaran dalam diri. Bukan paksaan maupun perintah dari pihak manapun.


Berbeda halnya dengan wanita yang "rela" berambut panjang disebabkan oleh tuntutan sosial. Di mana, bila pilih berambut pendek bakal mendapat kecaman dari orang-orang di sekitar. Bahkan, lebih mengerikan sulit mendapatkan pasangan hidup. Sebab, umumnya laki-laki suka dengan cewek berambut panjang. Minimal sebahu.


Bagi lelaki, ingin memiliki rambut panjang terdapat perjuangan tersendiri. Bukan cuma, terkait menangkal serta menahan berbagai serangan menyudutkan berupa cara pandang yang penuh tanda tanya dari sejumlah insan. Lebih dari itu, perawatan dan kebersihan daerah kepala tersebut juga butuh pengorbanan tak sederhana.


Supaya mengetahui alasan pria menggondrongkan rambut sebenarnya bukan perkara susah. Tinggal ditanyai dan diamati saja. Bisa saja, ada satu alasan dominan yang menjadi pendorong pria berambut panjang. Di sisi lain, dapat pula punya banyak alasan yang dikombinasikan jadi satu.


Dari sekian banyak penyebab yang melandasi laki-laki berambut panjang, beberapa di antaranya sebagai berikut:


1. Merubah Citra Diri 

Rambut panjang dapat dipakai sarana pencitraan. Tentu tidak akan cocok diterapkan bagi pejabat maupun yang tengah melamar gadis ke calon mertua. Melainkan seorang pemuda usia tanggung yang beranjak matang. Sambil mencari jati diri, dia hendak menunjukkan kepribadian baru. Hitung-hitung berharap citra buruk dan lemah di masa lalu ikut lenyap bersama tampilan kepala baru.


Rambut gondrong mampu memperlihatkan citra diri yang anti kemapanan, bentuk perlawanan, simbol kebebasan, sampai menjadi "bukti" bahwa pemilik rambut panjang mau berkomitmen pada pilihan hidup. Intinya, itu semua untuk mengekspresikan diri menuju identitas diri yang baru. Setidaknya, minimal dirinya biar dikenal sebagai sosok "pria gondrong". 


2. Kondisi Gangguan di Kepala dan Penyakit

Laki-laki memutuskan gondrong dapat disebabkan oleh kondisi kepala yang peyang (tidak simetris). Dapat pula, lantaran sebagian kepala pitak atau botak akibat bekas luka. Serta, barangkali pula sedang mengalami gangguan kesehatan tertentu selama berbulan-bulan. Mengakibatkan dia kesulitan untuk potong rambut. Adapun, mau dipotong sendiri oleh keluarga takut jelek hasilnya.


3. Depresi 

Salah satu metode dalam menghadapi tekanan jiwa yaitu dengan menipu diri. Yakni, mengalihkan masalah yang dihadapi dengan langkah membuat "masalah" baru. Artinya, berambut gondrong diyakini terlihat makin atraktif dan berani memanipulasi diri terhadap hal-hal yang bikin tertekan. Salah satunya, diakibatkan oleh patah hati atau ditinggal orang tercinta.  


4. Cari Perhatian 

Terus menerus cuek atau acuh pada kehidupan sosial terkadang bikin merasa kesepian. Sayangnya, demi melawan kesendirian yang menekan hati tersebut caranya dijalankan secara asal-asalan. Maksud hati mau tampil beda sehingga membuat makin percaya diri serta terlihat menarik, nyatanya justru banyak orang menjadi ilfil (mati rasa) setelah melihat rambut gondrongnya.

Pria berambut gondrong alias panjang (sumber gambar koleksi pribadi)

Harus diakui memang dengan menentang arus, siapapun sanggup menjadi sorotan seketika. Walhasil, bakal membuat pria gondrong menjadi mencolok karena terlihat unik. Akan tetapi, sesungguhnya segala perhatian yang didapat itu hanya sementara. Awalnya banyak orang yang kaget. Lantas akhirnya, lama kelamaan nampak biasa saja.


Baca juga: 6 Alasan Seseorang Nekat Caper Alias Cari Perhatian


5. Coba-coba Gaya Rambut Baru

Tidak ada salahnya, walau hanya satu kali seumur hidup, bagi pria punya rambut gondrong. Dilihat terlebih dulu cocok atau enggak. Kalau sesuai dengan postur dan bentuk tubuh, boleh saja dilanjutkan. Ditambah lagi, meski dilakukan sementara waktu itu sudah mampu menghilangkan kebosanan dan mengobati rasa penasaran bagaimana pengalaman punya rambut panjang.

 

Komentar

Baca juga postingan berikut:

Ratusan Stiker WhatsApp Lucu, Konyol, dan Menarik

Contoh Visi dan Misi Pribadi

Link Grup WA Terbaru 2020

Visi dan Misi dalam Bekerja

Pernah Lihat Angka 354 atau 313 di Warung? Itu Kode Angka Organisasi Keagamaan Indonesia