5 Hal Berikut yang Tak Mampu Diubah Manusia, 6 Hal Inilah yang Harus Dilakukan




Fitrah manusia mempunyai harapan untuk masa depannya. Namun, tak semua cita-cita ternyata mudah jadi kenyataan. Ada saja penyebab kesulitan mewujudkannya. Entah itu datang dari pikiran sendiri maupun gangguan luar.


Seseorang harus sadar, memang terdapat banyak perkara yang tak bisa dia kontrol. Jangankan mengendalikan, terkadang menyembunyikannya saja tak mampu. Supaya tak nampak di mata dan tak terdengar di telinga.




Sepatutnya, individu tak elok memfokuskan terhadap hal-hal yang di luar jangkauannya. Daripada baper (terbawa perasaan), lebih baik segala potensi dan sumber daya yang dimiliki untuk mengembangkan diri.


Berikut ini hal-hal yang tak dapat diubah manusia dan hal-hal yang dapat dilakukan untuk menanganinya:


Hal-hal yang Tak Mampu Diubah

1. Masa lalu

Setiap orang punya masa lalu dan memori (ingatan). Siapapun tidak akan pernah merubah masa lalunya. Tak perlu memikirkan teknologi mesin waktu. Sebab, Mesin Waktu itu Mustahil Bisa Tercipta.


Kalian tak usah ambil pusing dengan masa lalu. Kalau terlalu frustasi dengannya, bisa-bisa kalian terkena mnemofobia. Terkecuali, ketika masa lalu itu masih ada kesempatan untuk diatasi di saat sekarang maka harus segera diselesaikan.


2. Perkataan dan sikap orang lain

Orang lain boleh punya mulut, tapi belum tentu mereka punya otak. Omongan orang lain tentang kalian tak perlu diambil hati. Kalian harus tahu mana kritikan yang benar-benar membangun dan yang hanya untuk menghancurkan.


Pun, tak perlu diambil hati atas sikap orang yang bikin sakit pikiran. Juga jangan ada keinginan sedikitpun untuk meralat perkataan dan sikap mereka. Apalagi ingin menyenangkannya. Biarlah anjing mengonggong, asal jangan menggingit. Kalian terus berlalu menggapai cita-cita.


3. Cuaca

Mau ke luar rumah langit mendung. Akhirnya takut turun hujan. Suasana hati jadi ikut gelap. Kekhawatirkan seperti itu tak perlu dipusingkan. Cukup berusaha dengan cara membeli mantel, payung, atau punya mobil.


Jangan fokus pada bagaimana cuaca nanti. Kalau musim hujan maka siapkan mantel, payung, dan pakai mobil. Masalah nanti hujan atau tidak, boleh diantisipasi. Akan tetapi, tak boleh sampai merusak suasana hati.

Banjirembun.com
4. Perubahan orang lain

Kemarin teman kita baik hati pada kita. Sekarang kenapa dia jadi jutek. Jangan langsung "down" gara-gara itu. Bisa jadi dia punya masalah yang tak terkait dengan kalian. Barangkali dia butuh menyendiri dulu untuk ketenangan.


Ilustrasi keputusan orang lain mencopot hijab (sumber gambar)







Begitu pula perkataan dan perilaku artis maupun politikus yang tak sesuai keinginan kalian. Mereka punya hak untuk memilih dan mengambil keputusan. Enggak usah ikut campur urusan mereka. Apalagi uring-uringan akibat ulah mereka.


5. Kematian

Setiap yang bernyawa pasti mati. Kakek, nenek, buyut, hingga nenek moyang manusia mengalami itu semua. Kematian tak perlu ditakuti. Sebaliknya, jangan dicari-cari. Apalagi sampai mempermainkan nyawa sendiri.


Sebagai makhluk bertuhan seharusnya meyakini tanpa ragu setitikpun bahwa "kematian itu bukan akhir segalanya, tapi awal dari segalanya." Hal yang dapat dilakukan adalah mengumpulkan bekal sebaik dan sebanyak-banyaknya.

Banjir Embun
Hal-hal yang Bisa Dilakukan

Mestinya individu tidak fokus pada perkara-perkara di atas tadi. Dalam artian saking kepikirannya dengan hal tersebut menyebabkan kerugian pada dirinya sendiri. Suasana hati jadi rusak dan mengganggu konsentrasi.


Tindakan yang dapat dilakukan seeorang untuk merubah diri, pikiran, hingga masa depannya adalah:


1. Mencari hikmah di balik peristiwa yang pernah terjadi maupun sedang terjadi. Agar bisa dijadikan pelajaran. Terkadang "pengalaman" buruk itu cukup dilakukan oleh orang lain. Tak perlu orang yang sudah tahu mengulanginya.


2. Mensyukuri keadaan, peristiwa, dan pencapaian sekarang maupun di masa lalu yang tak bisa lagi diperbaiki. Ringankan pikiran dengan membuang beban berat yang tak selayaknya diingat terus-menerus.


3.  Memaafkan orang lain yang telah menyakiti. Hal tersebut memang berat. Namun, kalau dipikir-pikir memberi maaf jauh lebih baik daripada menyimpan ganjalan yang justru menghambat pikiran.


4. Merubah cara pandang dalam menyikapi masalah dengan selalu berpikir positif. Semua yang ada di dunia ini meliputi fisik maupun non fisik yang menurut manusia baik maupun buruk tak ada yang sia-sia. Yakinlah, setelah kesulitan pasti akan ada kemudahan.


5. Pantang menyerah. Senyampang masih ada peluang, tak boleh ada benak mengibarkan bendera putih. Lanjutkan berusaha. Segala godaan, gangguan, atau masalah adalah hal biasa yang pasti ditemui. Bukan untuk dihindari tapi diatasi, dituntaskan, atau diselesaikan.


6. Berdo'a. Ucapkan harapan kalian pada Tuhan dikala mengawali, sedang berproses, dan setelah "mengusahakan" sesuatu. Kalian mungkin memang tak dapat merubah orang lain, keadaan, maupun jalan hidup kalin. Namun, Tuhan yang Maha Besar sangat mampu melakukannya.






Komentar

Baca juga postingan berikut:

Visi dan Misi dalam Bekerja

Ratusan Stiker WhatsApp Lucu, Konyol, dan Menarik

Contoh Visi dan Misi Pribadi

PENELITIAN KEPUSTAKAAN (LIBRARY RESEARCH)