Ilmu Yoga, 5 Manfaat Mengangkat Kaki Disandarkan ke Dinding



Posisi menyandarkan kaki lurus ke atas pada dinding merupakan salah satu teknik yoga. Posisi tersebut dalam ilmu yoga disebut Viparita Karana Asana. Diyakini, gerakan ini banyak memberi manfaat bagi kesehatan dan kebugaran tubuh.



Hampir semua orang pernah mengangkat kaki ke tembok dengan begitu saja, tanpa tahu manfaatnya. Salah satu sebabnya karena kaki terasa capek atau pegal, sehingga sulit tidur. Tanpa pikir panjang, kaki langsung ditempelkan ke tembok.


Beberapa waktu kemudian setelah hal itu dilakukan baru bisa tertidur. Bahkan dalam keadaan kakinya masih tersandar di dinding. Kemudian, sambil terbangun sebentar karena kaki kesemutan baru menurunkannya. Lantas menata tubuh agar tidur secara nyaman.


Bagi sebagian orang mungkin berpendapat bahwa tidak boleh menaikkan kaki ke atas tembok saat haid. Namun, menurut ilmu kesehatan itu tidak benar. Begitu pula bagi bunda yang sedang jadi ibu hamil. Tidak akan mengakibatkan hal buruk apapun bagi pelakunya.



Mengangkat kaki selama 20 menit setiap hari ke tembok dengan rutin akan banyak manfaat bagi tubuh. Jadi, tidak sekadar sebagai "pengobatan" kaki yang terasa berat seperti kasus di atas. Lebih dari itu juga bisa mencegah terjadi penyakit kronis.


Contoh pose Viparita Karana Asana (sumber gambar)

Sebelum melakukan gerakan di atas, pastikan dulu cari alas yang nyaman. Tak bergelombang dan tanpa ganjalan. Posisikan kedua tangan di samping tubuh secara santai. Dilarang mengenakan busana ketat. Sebab itu bisa menghambat aliran darah. Tahan posisi itu selama 20-25 menit.

Banjir Embun
Ini 5 manfaat mengangkat kaki ke dinding:


1. Menenangkan pikiran

Dengan mengangkat kaki aliran darah yang mengendap di dalamnya akan mengalir ke otak. Dengan begitu, mengangkatnya secara rutin berarti juga sering memberi asupan oksigen dan nutrisi yang ekstra ke otak. Sebagaimana diketahui, darah mengangkut dua hal itu.

Banjir Embun
Asupan yang cukup untuk otak akan membuat kinerjanya jadi lebih "bertenaga". Otak tak mudah lelah sehingga tidak membuat uring-uringan. Pikiran menjadi lebih tenang dan tidak gampang tertekan (stres). Serta ketegangan otot di sekitar perut, pelipis (kening), dan leher jadi reda. 


Lebih dari itu, tubuh juga menjadi lebih rileks. Hal itu karena sistem pernapasan, peredaran darah, dan pencernaan sirkulasinya berjalan lancar. Nutrisi dapat diedarkan ke seluruh secara sempurna ke seluruh organ dalam. Itu semua dapat membuat sistem saraf bekerja lebih baik.

Banjir Embun
2. Memperlancar siklus sistem peredaran darah

Gerakan yoga yang disebut Viparita Karani ini juga dapat membantu sirkulasi aliran dari jadi lancar. Darah dapat mengalir ke seluruh tubuh dan tidak lagi "mengendap" di kaki. Dengan begitu kaki akan menjadi lebih ringan dan langkah pun tanpa terasa berat.


Pose tersebut juga dapat menyeimbangkan tekanan darah. Itu sangat bagus bagi penderita tekanan darah rendah maupun darah tinggi. Tubuh terasa akan lebih enak. Saat kepala terasa pusing maupun berkunang-kunang tekanan darah terganggu lebih baik segera ambil posisi tersebut.


3. Memperlancar kinerja pencernaan

Salah satu bagian sistem pencernaan yang di perut, merupakan pusat produksi nutrisi sekaligus kotoran. Sedemikian rupa ia harus mampu mengolah makanan dan minuman secara baik serta membuang "penyakit" tanpa hambatan. Ketika terganggu maka akan merepotkan.


Dengan menempelkan kaki ke dinding dapat membatu "memijat" usus. Diharapkan ia akan bekerja secara optimal. Asupan nutrisi juga cepat diserap. Serta buang air besar jadi lancar. Tak hanya itu, gerakan tersebut juga mampu menjaga pola makan secara terkontrol. Cocok untuk diet.


4. Tidur lebih nyenyak dan berkualitas

Gerakan yoga di atas juga dapat memperbaiki kualitas tidur. Bagi kalian yang ingin tidur lebih berkualitas atau bahkan insomnia, cobalah teratur menyandarkan kaki. Dengan begitu pikiran tidak menjadi rileks sehingga mudah sekali untuk terlelap.


Tatkala mengangkat kaki sambil mengatur pernafasan, sirkulasi darah semakin lancar dan otak lebih banyak menerima oksigen. Akibatnya, tidur menjadi lebih mudah dan lelap. Tanpa disertai mimpi buruk maupun setengah terbangun di tengah malam. 


5. Mencegah dan mengatasi kaki kram pada ibu hamil

Kram kaki merupakan keluhan yang biasa terjadi bagi bunda yang sedang hamil. Terutama pada kehamilan tiga bulan pertama dan tiga bulan ke dua. Tentu itu dapat menimbulkan rasa yang tidak nyaman. Tak ayal kaki terasa berat untuk diajak beraktivitas.


Salah satu solusi yang dapat dilakukan ialah melakukan peregangan kaki secara perlahan. Dengan meluruskan seperti itu mungkin kaki terasa agak sakit. Namun tak lama setelah itu akan hilang. Lalu dilanjutkan dengan mengangkat kaki ke tembok selamat 20 menitan.


Bila nomor 1 hingga 4 di atas berjalan lancar-lancar, sehat, atau normal maka tubuh manusia tidak mudah terserang penyakit. Tidak ada ancaman gangguan kesehatan yang cukup berarti di kemudian hari. Bahkan bila itu disertai olah raga dan asupan gizi yang benar bisa memperpanjang umur tanpa sakit-sakitan.





Komentar

Baca juga postingan berikut:

Visi dan Misi dalam Bekerja

Ratusan Stiker WhatsApp Lucu, Konyol, dan Menarik

Contoh Visi dan Misi Pribadi

PENELITIAN KEPUSTAKAAN (LIBRARY RESEARCH)