5 Penghambat Kesuksesan

Banjirembun.com - Semua orang pasti menginginkan kesuksesan. Bedanya barangkali sudut pandang sukses pada masing-masing individu berbeda. Begitu pula cara memperjuangkan maupun mempertahankannya.


Mungkin saja ada individu yang ingin fokus sukses cuma di alam akhirat. Ada yang punya tolok ukur kesuksesan hanya terpaku pada urusan duniawi. Ada pula gabungan keduanya. Serta mungkin juga ada orang yang "tak mau" sukses di mana pun.

Apapun jenis kesuksesan yang hendak diraih, semuanya harus diperjuangkan. Mesti dihindarkan dari penghambat-penghambat sukses seperti berikut ini:


1. Enggan Belajar

Orang bodoh seberapa pun bebalnya masih dapat diajari. Tinggal masalah waktu dan kreativitas ekstra dari pengajarnya. Apalagi ada keinginan kuat dalam diri untuk belajar supaya lebih baik, tentu semakin besar potensi berhasil.


Sejatinya sepanjang hidup manusia senantiasa disertai kegiatan belajar. Bagi siapapun yang malas atau enggan belajar berakibat pada penurunan kualitas hidup. Menjadi manusia yang datar-datar saja. Tanpa ada nilai lebih.


2. Fokus pada Orang Lain

Sibuk menyalahkan orang lain, terlalu menggantungkan diri pada orang lain, mengambil mentah-mentah omongan orang lain tanpa menganalisis apa maksud di baliknya, hingga susah meninggalkan cinta pada orang lain merupakan masalah besar.


Bagaimana mau mengantarkan diri sendiri pada kesuksesan kalau masih fokus pada orang lain. Diakui atau tidak orang lain juga punya kehidupan sendiri. Mereka punya keinginan untuk sukses pula. Fokuslah perbaiki diri dulu.


3. Tujuan Hidup Tidak Fokus

Orang yang tak punya prinsip hidup bakal terombang-ambing. Ia mudah terbawa arus. Hal itu wajar karena ia tak punya tujuan hidup yang jelas. Semua serba setengah-setengah. Tidak dilakukan dan diperjuangkan sepenuh dan sekuatnya.


Menjadi manusia sukses wajib punya tujuan hidup. Dengan itu merekah jadi tahu arah melangkah ke mana. Bagaimana cara melakukan. Serta aspek-aspek lain yang perlu dituntaskan untuk keberhasilan tercapainya tujuan tersebut.

Ilustrasi hambatan kesuksesan (sumber gambar gratis dari Pixabay)


4. Pola Hidup Tak Teratur

Menjaga dan mengatur pola makan dan pola tidur tidak boleh disepelakan. Gaya hidup sehat harus dilakukan sedari muda. Tidak harus menunggu beranjak dewasa akhir yang biasa ditandai uban di kepala. Hal tersebut teramat penting.


Dengan memiliki tubuh sehat diharapkan pula kebugaran, kinerja otak, dan kreatifitas jadi lebih meningkat. Percuma mencapai kesuksesan kalau hasil dari jerih payah itu di kemudian hari sebagian dipakai untuk berobat.


5. Menyepelekan Keadaan

Kondisi orang tua yang berkecukupan sampai perekonomian negara yang masih prima tidak boleh membuat individu terperdaya. Siapa sangka ada pandemi seperti sekarang ini. Banyak struktur ekonomi keluarga dan negara babak belur.


Pemuda yang terperdaya oleh keadaan yang nyaman bakal susah untuk menjadi pribadi tangguh. Apa-apa akan mengandalkan keluarga, pemerintah, teman, tetangga, atau orang terdekat lainnya. Kalau sudah begitu tentu tidak bakal jadi pribadi maju.


Komentar

Baca juga postingan berikut:

Link Grup WA Terbaru 2020

Visi dan Misi dalam Bekerja

Ratusan Stiker WhatsApp Lucu, Konyol, dan Menarik

Kumpulan Group WhatsApp Berbagai Komunitas Koleksi *Banjir Embun*

Contoh Visi dan Misi Pribadi