Sifat Terlarang bagi Pebisnis Pemula

Banjirembun.com - Bisnis itu bukanlah ajang perjudian, tebak-tebakan, maupun permainan dadu. Dalam setiap keputusan bisnis mesti ada pertimbangan rasional. Didasarkan pada teori mapan lalu digandengkan bersama pengalaman yang ada.


Belum juga benar-benar mendalami ilmu terkait bisnis, baik secara praktik maupun teori. Akan tetapi pebisnis pemula kerap kali sudah banyak maunya. Berangan-angan mendapat keuntungan besar dalam waktu singkat dan cara mudah.

Sesungguhnya ada sejumlah pantangan tentang sifat-sifat yang harus dihindari bagi pebisnis pemula. Di antaranya sebagai berikut:


1. Tidak Mengerti Tapi Enggak Mau Belajar

Belajar tidak harus membaca buku, mengikuti seminar, pelatihan, atau semacamnya. Paparan lisan dari orang lain yang lebih ahli dan berpengalaman juga sangat penting. Dia dapat dijadikan mentor atau pelatih supaya bisnis tetap lancar.


Belajar bisnis juga dapat dilakukan dengan senantiasa melakukan uji coba. Merancang, mengeksusi, dan mengevaluasi bisnis sendiri lantas terus diadakan beberapa pengembangan. Gagal lantas coba lagi, gagal-coba lagi sampai berhasil.


2. Hasrat Berbisnis Tetapi Tak Mau Keluar Modal

Bisnis tanpa modal uang merupakan hal sulit. Cuma mengandalkan kejujuran diri, keahlian bidang bisnis, dan kelihaian dalam melobi bakal butuh waktu lama membangunnya. Dengan kata lain bisnis itu dimodali orang lain.


Mengandalkan kerjasama dari pihak lain sebagai investor (pemodal) sebuah usaha menanggung beban berat. Risiko pertama tatkala jatuh tempo pengembalian modal ternyata terlambat bakal bikin resah. Apalagi saat pembagian laba yang telat.


3. Tersandung Kerikil Langsung Menyerah

Semua manusia pasti punya masalah. Terutama bagi mereka yang ingin menuju puncak kesuksesan hidup. Begitu pula kegiatan bisnis. Suatu kesalahan ketika berharap ia tanpa masalah. Sebab untuk naik level memang perlu kekuatan.


Orang cerdas bakal tahu kapan ia benar-benar mesti bertahan dan terus berjalan. Pun, tahu kapan seharusnya berhenti dan berbalik arah. Bukan karena cuma tersandung kerikil langsung menyerah. Melainkan batu besar dan berat yang menutupi lorong perjalanan.

4. Ingin Berduit Tetapi Malas Berusaha

Mengharapkan mampu punya duit banyak tak ada salahnya. Apalagi orang tuanya kaya raya. Tinggal terima warisan kemudian menikmatinya hingga masa tua. Namun, sejatinya hal seperti itu tidak bakal memuaskan dan tak menantang.


Umumnya manusia pasti akan merasa hidup dan pantas disebut makhluk sosial ketika ia mampu mencari uang sendiri. Menghasilkan pundi-pundi rupiah dari jerih payah pribadi. Meski itu dengan cara meneruskan usaha orang tuanya.


5. Mau Bekerja Tapi Tidak Mau Berpayah

Semua jenis pekerjaan apapun itu baik bekerja pada orang lain maupun usaha mandiri pasti ada titik harus bersusah payah. Selamanya tersenyum dan gembira dari awal bekerja sampai pensiun tiba merupakan hal mustahil.

Ilustrasi bersusah payah dalam bisnis (sumber gambar gratis dari Pixabay)


Adakalanya di titik tertentu orang akan berada pada tingkat kejenuhan, kebuntuan, dan kelelahan. Mengharapkan terus-menerus bahagian adalah hal mustahil. Apalagi saat memulai menapaki pekerjaan yang ditekuni. Butuh pijakan kokoh.


Komentar

Baca juga postingan berikut:

Contoh Visi dan Misi Pribadi

Ratusan Stiker WhatsApp Lucu, Konyol, dan Menarik

Tanya Jawab Tentang Filsafat Pendidikan Islam dan Upaya Pembaruan Pendidikan Islam

Visi dan Misi dalam Bekerja

Pernah Lihat Angka 354 atau 313 di Warung? Itu Kode Angka Organisasi Keagamaan Indonesia

Arti SHP dalam Serial Anime One Piece