5 Tahapan Nyata Menuju Sukses dalam Bisnis

Banjirembun.com - Salah satu tolok ukur kesuksesan dalam bisnis yaitu tercapainya peningkatan pendapatan yang pesat. Sebab tujuan utama manusia menekuni usaha memang untuk memperoleh keuntungan finansial. Bukan mencari kesia-sian atau rugi.


Kendati seperti di atas, bukan berarti semata-mata manusia fokus pada masalah materi. Dalam bisnis hendaknya mereka memperhatikan pula kesuksesan dalam segi rohani, batin, atau kejiwaan. Buat apa harta berlimpah tapi hati gersang merana.

Agar mampu menuju kesuksesan lahir dan batin dalam bisnis, seorang pengusaha mesti melampaui 5 tahapan berikut.


1. Membangun Konsep

Perencanaan dan ide yang matang dalam sebuah bisnis sangatlah penting. Sebuah perusahaan besar semuanya terbangun dari sebuah gagasan. Baik itu rancangan pokoknya dari individu pendiri maupun hasil kolaborasi banyak pihak.


Dalam membangun konsep bisnis harus memperhatikan semua aspek. Melakukan analisis SWOT. Serta menerapkan fungsi manajemen. Di antaranya meliputi POACE (Planning, Organizing, Actuating, Controling, dan Evaluating).

Ilustrasi kesuksesan (sumber gambar gratis dari Pixabay)


2. Eksekusi Konsep

Sebuah konsep yang bagus di atas kertas tak akan bernilai apa-apa kalau tak diterapkan. Meski kadang penerapannya tak sesuai dengan persiapan fisik maupun non fisik yang ditetapkan. Akibatnya terjadi improvisasi pengembangan bisnis.


Dari hal-hal yang tak terduga itulah kadang akan muncul konsep-konsep baru. Di mana, itu bakal menjadi bahan utama dalam kelanjutan usaha. Bahkan menjadi pedoman atau kunci utama dalam memproduksi sebuah barang atau jasa.


3. Mendapat Masalah

Setiap konsep yang diaplikasikan pasti memiliki hambatan. Baik itu dalam skala besar atau kecil. Malah rintangan itu walau terlihat ringan kadangkala sering terjadi. Masalah demi masalah silih berganti tiada henti. Saling susul menyusul.

Inilah cobaan yang mesti dilewati oleh para pebisnis. Dalam tahapan ini mereka tidak boleh merasa kecil hati. Apalagi menyerah sebelum benar-benar tahu kepastiannya apakah mereka sudah menggunakan seluruh potensi dan sumber dayanya.


4. Mengalami Tekanan Batin

Impian atau target besar berbanding lurus dengan terjadinya kemungkinan tekanan batin yang berat. Mengalami depresi. Setidaknya menyalahkan diri sendiri akan terbesit dalam hati. Mengapa dirinya terlalu berambisi menggapai ketinggian.


Guna mengatasi tekanan batin seorang pengusaha harus tetap berpikir positif. Tidak boleh pasrah dan berputar balik. Sudah terlambat untuk angkat tangan dan melambaikan bendera putih. Sebab fase ini bertanda akan mencapai kematangan.


5. Pencapaian

Seperti halnya masalah atau rintangan dalam bisnis, dalam pencapaian juga sangat mungkin terjadi bertubi-tubi. Walau jumlahnya sedikit tapi sering diterima. Serta mungkin juga capaiannya dalam jumlah besar tapi dalam jarak lambat.


Pencapaian awal atau pertama biasanya dapat menjadi obat kegundahan. Dengan itu muncullah motivasi. Dorongan dan optimisme untuk meneruskan dan meningkatkan penghasilan semakin besar. Nah, pada tahapan berikutnya tercapailah kesuksesan.


Komentar

Baca juga postingan berikut:

Contoh Visi dan Misi Pribadi

Ratusan Stiker WhatsApp Lucu, Konyol, dan Menarik

Tanya Jawab Tentang Filsafat Pendidikan Islam dan Upaya Pembaruan Pendidikan Islam

Visi dan Misi dalam Bekerja

Pernah Lihat Angka 354 atau 313 di Warung? Itu Kode Angka Organisasi Keagamaan Indonesia

Arti SHP dalam Serial Anime One Piece