Godaan-godaan Besar Menjelang Pernikahan yang Mesti Diwaspadai

Banjirembun.com - Pernikahan merupakan hal yang sakral. Tidak pantas untuk disepelekan. Ketika sudah memutuskan untuk menikah dengan calon dan tanggal yang jelas seharusnya tidak boleh main-main lagi. Sekali diputuskan pantang putar balik.


Sayangnya, terkadang godaan-godaan justru semakin banyak menjelang pernikahan. Mulai dari masalah yang sepele hingga bikin galau hati. Bahkan ada rasa terbesit penyesalan telah memutuskan untuk menikah. Baik karena waktunya maupun calon pasangan hidupnya.

Berikut ini permasalahan-permasalahan yang dihadapi calon pengantin saat akan menikah.


1. Tiba-tiba Ragu

Keraguan merupakan perbuatan yang tidak dibenarkan oleh agama. Kebimbangan mesti dilenyapkan dalam pikiran dalam bidang apapun itu. Keyakinan dan kemantapan dalam hati dan pikiran harus dikuatkan. Rasa ragu sedikit bakal jadi masalah.

Ilustrasi pernikahan (sumber gambar)


Keraguan kadang datang karena mendapat info yang baru diterima. Setelah menerima kabar itu muncullah keraguan. Hal tersebut merupakan ciri dari orang ceroboh, terburu-buru, atau kurang matang dalam merencanakan. Disebabkan terlalu ambisi.


2. Lawan Jenis Mendekat

Mantan orang dekat yang dicintai maupun para pengagum rahasia di masa lalu mulai bermunculan. Padahal status sekarang sudah jelas-jelas terikat lantaran sudah proses lamaran. Akan tetapi di saat itu godaan lawan jenis malah berdatangan.

Ada banyak alasan pertemuan atau komunikasi antar lawan jenis jadi lebih intens. Salah satunya "mumpung" belum menikah lebih baik kumpul-kumpul dulu bersama. Dari pada nanti sudah menikah bakal sulit untuk bertemu kembali.


3. Permasalahan Teknis Bermunculan

Masalah teknis di lapangan kerap muncul menjelang nikah. Misalnya dalam proses penyebaran undangan, menyewa tenda/gedung, katering, sewa kendaraan,  persyaratan dokumen pernikahan, atau masalah-masalah operasional pernihakan lain.


Semakin besar hasrat pernikahan dilakukan dengan sempurna akan semakin besar pula kerentanan batin menjadi lebih rapuh. Sedikit saja kesalahan akan membuat hati jadi jengkel. Sebaliknya, kadang kena tipu orang lain karena serba tergesa-gesa.


4. Kurangnya Sumber Daya

Minimnya uang, waktu, hingga jumlah orang yang membantu dapat membuat calon pengantin jadi keteteran. Apalagi ketika pihak calon mertua ternyata menginginkan hal lebih secara mendadak di luar kemampuan. Semakin membuat hati susah.


5. Hal-hal Buruk dari Pihak Calon Pengantin Terkuak

Calon mertua dan calon pasangan hidup mulai terlihat hal-hal buruknya. Sangat mending itu terjadi sebelum menyebar undangan. Masih ada waktu untuk mencari kebenaran terkait kabar yang diterima. Serta membuat kesepakatan ulang janji pernikahan

Komentar

Baca juga postingan berikut:

Visi dan Misi dalam Bekerja

Ratusan Stiker WhatsApp Lucu, Konyol, dan Menarik

Contoh Visi dan Misi Pribadi

PENELITIAN KEPUSTAKAAN (LIBRARY RESEARCH)