Pentingnya Berbagi Peran dalam Bermasyarakat, Biar Semua Kebagian Jatah Menjadi Manusia Bermanfaat

Banjirembun.com - Menjadi manusia bermanfaat bagi sesama tidak harus difokuskan pada bidang tertentu. Siapapun yang menguasai, ahli, atau berprofesi pada bidang khusus yang terfokus dapat menjadi manusia berguna tatkala karya hasil kreatifnya berdampak positif.


Bermanfaat bagi orang lain tidak cuma jadi penceramah atau tokoh agama. Baik itu tingkat kampung (desa) maupun di perkotaan. Seorang petugas kebersihan jalanan yang jadi karyawan pemerintah ketika kerjanya profesional, berintegritas, dan serius dapat disebut manusia bermanfaat.

Dalam hidup ini manusia harus berbagi peran. Tidak boleh semua dituntut wajib menguasai bidang satu bidang "umum" yang ditentukan. Siapapun bebas menjadi apa dan menggeluti bidang tertentu sampai menjadi pakar atau betul-betul menguasai. Asal tak melanggar norma agama dan hukum.


Berbagi peran dalam bermasyarakat sangatlah penting. Dalam lingkup satu pedesaan misalnya. Ada yang jadi tokoh agama, guru, petani, peternak, pedagang, pengrajin, perangkat desa, penggerak pemuda, buruh, tukang, hingga kuli. Semua itu bermanfaat bagi kehidupan.

Ilustrasi buruh tani (sumber gambar)


Fokuslah pada peran masing-masing. Jangan melemahkan atau menghalangi orang lain dalam misi ingin menguasai peran yang sesuai bakat dan minat mereka. Jika ternyata bidang keahlian yang dipilih sudah banyak di desa atau tidak dibutuhkan di sana maka merantaulah.


Carilah tempat yang dapat menerima, mengakui, dan menghargai bakat kalian. Tentu dengan potensi tersebut, kalian dapat pula mencari penghasilan untuk biaya hidup dan menabung. Seandainya bakat kalian itu dibutuhkan di desa jangan tinggalkan mereka.


Bagi kalian yang fokus berwirausaha atau meniti karir di kantor/perusahaan besar tak perlu berkecil hati. Fokuslah pada pekerjaan. Rintislah karir dan usaha kalian dulu. Baru setelah mapan dan kaya raya jadilah manusia bermanfaat. Caranya jadi dermawan membangun madrasah dan ponpes.


Baca: Lebih Utama Mana? Jadi Orang Miskin yang Bersabar atau Orang Kaya yang Bersyukur


Kalau memang benar-benar dirasa tidak bisa menjadi manusia bermanfaat. Setidak-tidaknya janganlah berbuat aniaya, zalim, kerusakan, kesesatan, dan perpecahan. Cukuplah hidup sekedar hidup hanya untuk menghidupi diri sendiri tanpa mengganggu orang lain.


Komentar

Baca juga postingan berikut:

Ratusan Stiker WhatsApp Lucu, Konyol, dan Menarik

Link Grup WA Terbaru 2020

Contoh Visi dan Misi Pribadi

Visi dan Misi dalam Bekerja

Pernah Lihat Angka 354 atau 313 di Warung? Itu Kode Angka Organisasi Keagamaan Indonesia