Jangan Salah Sangka Dulu, 3 Kode yang Tidak Nyaman dari Sopir Bus ini Justru Bikin Aman Dari Pencopet

Banjirembun.com - Tidak semua sopir bus bermental penjahat. Bekerja sama dengan pencopet untuk mengeruk barang berharga dari penumpangnya. Setidaknya ada juga sopir bus yang cuek atau membiarkan penumpangnya jadi target kejahatan.


Ada juga sopir bus beserta kondekturnya yang baik hati. Peduli terhadap keamanan dan kenyamanan penumpangnya. Tidak rela pelanggan mereka itu jadi sasaran para pencuri. Mereka menggunakan kode tertentu supaya penumpangnya waspada.

adsku

Sayangnya "peringatan" dari sopir itu justru sering disalahartikan oleh penumpang yang masih tergolong baru naik bus. Sebab apa yang diperbuat oleh sang sopir maupun kondekturnya itu sangat mengganggu mata, telinga, dan perut.


Berikut ini tiga kode yang diberikan sopir ketika di dalam busnya terdapat pencopet.


1. Berkendara Zig-zag

Cara berkendara zig-zag atau berlika-liku goyang kanan dan kiri kadang dilakukan oleh sopir. Tentu itu bikin tidak nyaman. Bagi yang tidak terbiasa menjadi penumpang dengan model sopir menyetir seperti itu bakal membuat pusing dan perut sakit.


Padahal gaya berkendara ekstrim itu dilakukan sopir bukan semata-mata untuk kejar setoran maupun terburu-buru. Melainkan pula ingin membuat aksi para pencopet yang ada di dalam bus terganggu. Begitu pula penumpangnya juga tetap terjaga dan tidak tidur.


2. Menyetel Musik Keras-keras

Copet yang berkeliaran di bus semahir dan seprofesional apapun mereka tentu bakal risih ketika saat beraksi ada gangguan suara musik keras. Konsentrasi mereka menjadi pecah. Tak cuma itu kondisi penumpang juga sulit mengantuk.

PO Bus Haryanto (sumber gambar)


Suara keras musik di dalam bis juga dapat membuat sopir menjadi lebih "semangat". Dapat mencegah terkantuk saat berkendara. Tapi kadang antara kabin sopir dengan penumpang ada penyekat sehingga suara di bagian kepala bus tidak terdengar di belakangnya.


3. Menyalakan Lampu Utama Kabin

Lampu utama kabin bahkan lampu kecilnya kadang juga ikut dinyalakan semua oleh kondektur atau sopir saat pencopet masuk ke dalam bus. Dengan itu tentu para pencopet bakal ragu melakukan aksinya ketika suasana kabin terang benderang.


Lebih dari itu suasana yang cerah dapat mencegah penumpang lengah dan mengantuk. Dengan begitu mereka seakan seperti diberi peringatan juga untuk meletakkan barang-barang berharga di tempat tepat sebelum lampu dimatikan.

adasku


Komentar

Baca juga postingan berikut:

Ratusan Stiker WhatsApp Lucu, Konyol, dan Menarik

Link Grup WA Terbaru 2020

Contoh Visi dan Misi Pribadi

Visi dan Misi dalam Bekerja

Pernah Lihat Angka 354 atau 313 di Warung? Itu Kode Angka Organisasi Keagamaan Indonesia